SINGAPURA – Di laga semifinal berlangsung alot dan sengit tadi malam (Sabtu malam Minggu 30 Mei 2026), ganda putra terbaik Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Fajar Alfian biasa dijuluki ‘FaFi’ sukses membantai ganda putra China skor telak di set ke-2 21-4.
Angka ‘4 (empat)’ jika secara rasional tidaklah masuk akal dan itulah fakta atau realita terjadi dilapangan.
Dilapangan apapun bisa terjadi, siapa yang siap dan cerdas itulah pemenang kompetisinya.
Hal ini dibuktikan langsung oleh didikan Coach Anthonius Budi Ariantho bahwa ganda baru dipasangkan belum genap setahun ini sudah semakin menyala dengan sukses membantai juara bertahan tembok besar Tiongkok (China) Liang Wei Keng/Wang Chang secara straight game (dua set).
Di set pertama, Fajar/Fikri sangat alot dan ketat melakoni laga ini hingga akhirnya berlanjut terjadi juz (skor matchpoin kedudukan sama 20-20) dan akhirnya sukses dimenangkan Fajar/Fikri di set ke-1 ini dengan skor ketat 23-21.
Memasuki laga set ke-2, Fajar/Fikri semakin menyala dan tanpa memberikan celah sedikitpun pada rival bebuyutannya dari Negeri Tiongkok ini.
Hal ini terbukti, skor telak 21-4 membantai tembok besar Tiongkok hingga memastikan langkah ke laga pamungkas (final) semakin terbuka.
BACA JUGA
Menyala, Ganda Putra INDONESIA Melaju SEMIFINAL
Super, Unggulan Pertama CHINA Tumbang di Tangan Tunggal INDONESIA
Di laga pamungkas final hari ini Minggu (31/5/2026), Fajar/Fikri telah ditunggu rival bebuyutannya dari Negeri Nehi-Nehi (India) Satwijsairaj Rankireddy/Shirag Shetty.
Untuk diketahui publik pecinta badminton lovers tanah air se-Indonesia, ganda putra India Satwijsairaj Rankireddy/Shirag Shetty ini sukses melaju ke laga pamungkas final usai di laga semifinal tadi malam sukses memberikan kejutan luar biasa menumbangkan unggulan pertama juga ranking 1 dunia sektor ganda putra dari Negeri Ginseng (Korea) Kim Won Ho/Seo Sung Jae secara straight game (dua set) 21-19 dan 21-18.
“Sangat perlu di antisipasi extra oleh ganda putra Indonesia Fajar/Fikri kita untuk di laga pamungkas final karena lawan atau rival dihadapi ini bukan kaleng-kaleng dan mereka telah banyak berjumpa di kompetisi badminton Internasional lainnya,” ujar Jekcson anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu pada media online nasional interaksimassa.com pagi ini, Minggu (31/5/2026).
Ditambahkan Jekcson, semoga satu-satunya wakil merah putih tersisa di laga pamungkas final ajang kompetisi badminton Internasional Singapore Open 2026 ini bisa mewujudkan mimpi dan do’a terbaik anak bangsa Indonesia dengan berhasil meraih gelar juara perdananya di ajang kompetisi BWF 2026 lewat ganda putra terbaik Indonesia Fajar/Fikri (FaFi) ini.
“Ya bang, harapan dan do’a semua anak bangsa Indonesia kita saat ini hanya tinggal pada ganda putra Indonesia Fajar/Fikri, semoga Fajar/Fikri bisa memberikan kejutan dengan menumbangkan ganda putra India di laga pamungkas final nanti malam (Minggu malam Senin) sehingga gelar juara perdananya bisa diraih di ajang Singapore Open 2026 ini bang,” demikian disampaikan Jekcson dengan penuh semangat dan do’anya untuk memotivasi ganda putra Indonesia ini meraih gelar juara perdananya.*












