JAKARTA – Hasil survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia memberikan penilaian positif terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Sebanyak 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik, mencerminkan adanya apresiasi publik terhadap berbagai upaya pembenahan yang dilakukan institusi tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Survei yang dipublikasikan pada Jumat (26/6/2026) itu juga memperlihatkan meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dan kinerja Polri. Selain itu, citra kelembagaan kepolisian turut mengalami peningkatan dibandingkan hasil survei pada tahun sebelumnya.
Litbang Kompas melaksanakan survei terhadap 1.200 responden melalui wawancara tatap muka yang berlangsung pada 9 hingga 18 April 2026.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Penilaian Positif terhadap Kinerja Polri
Berdasarkan hasil survei, sebanyak 80,6 persen responden menyatakan bahwa kinerja Polri saat ini dinilai semakin baik.
Responden menilai perubahan tersebut terlihat dari berbagai pembenahan yang dilakukan secara cepat, sistematis, dan tegas dalam menjalankan tugas kepolisian.
Penilaian positif tersebut juga berdampak pada meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap institusi Polri. Survei mencatat angka kepuasan publik naik menjadi 67,6 persen dibandingkan survei sebelumnya yang berada di angka 65,1 persen.
Kapolri Respons Seruan Reformasi Jilid II, Minta Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Secara Tertib
Kenaikan tersebut menunjukkan adanya persepsi positif masyarakat terhadap berbagai langkah reformasi yang dilakukan di lingkungan kepolisian, baik dalam aspek penegakan hukum, pelayanan publik, maupun pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Mayoritas responden bahkan meyakini tren positif tersebut akan terus berlanjut. Mereka menilai Polri memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat profesionalisme aparat di masa mendatang.
Pembenahan Internal Dinilai Berpengaruh
Dalam survei tersebut, responden juga mengaitkan meningkatnya penilaian terhadap Polri dengan berbagai langkah pembenahan internal yang terus dilakukan oleh institusi Bhayangkara.
Berbagai upaya perbaikan dinilai telah menyentuh aspek penting, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, penguatan penegakan hukum yang lebih profesional, hingga pengawasan terhadap perilaku anggota di lapangan.
Menurut hasil survei, pembenahan tersebut dinilai memberikan dampak terhadap meningkatnya kepercayaan publik karena masyarakat melihat adanya komitmen institusi untuk memperbaiki tata kelola organisasi secara berkelanjutan.
Publik Apresiasi Ketegasan terhadap Pelanggaran Anggota
Salah satu temuan penting dalam survei Litbang Kompas adalah tingginya tingkat apresiasi masyarakat terhadap tindakan tegas yang diberikan kepada anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran.
Sebanyak 94,3 persen responden mengaku mengetahui adanya pemberian sanksi terhadap oknum anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum.
Responden menilai langkah tersebut menjadi salah satu indikator keseriusan pimpinan Polri dalam menjaga integritas institusi. Penegakan disiplin secara internal dipandang sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Dalam survei itu juga disebutkan bahwa publik mengetahui sanksi tegas diberikan terhadap berbagai bentuk pelanggaran, seperti tindakan penembakan yang tidak sesuai prosedur, tindak kekerasan, perselingkuhan, hingga keterlibatan anggota dalam kasus peredaran maupun penyelundupan narkotika.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memperhatikan langkah-langkah penegakan disiplin yang dilakukan terhadap anggota yang melanggar aturan dan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk akuntabilitas institusi.
Citra Polri Mengalami Peningkatan
Selain tingkat kepuasan dan penilaian kinerja, survei Litbang Kompas juga mencatat peningkatan citra kelembagaan Polri di mata masyarakat.
Persentase citra positif Polri meningkat menjadi 71,5 persen dibandingkan survei sebelumnya yang berada pada angka 64,4 persen. Kenaikan tersebut menunjukkan adanya perubahan persepsi publik terhadap institusi kepolisian dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum.
Litbang Kompas mengaitkan peningkatan citra tersebut dengan semakin terlihatnya peran anggota Polri dalam berbagai aktivitas pelayanan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di lapangan sebagai ujung tombak institusi dinilai memberikan kontribusi terhadap meningkatnya persepsi positif masyarakat.
Tidak hanya dalam bidang penegakan hukum, keterlibatan anggota Polri dalam pengamanan kegiatan masyarakat, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan sosial juga disebut menjadi faktor yang turut memengaruhi penilaian responden.
Gambaran Persepsi Publik
Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap kinerja Polri pada periode pelaksanaan survei.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden melihat adanya perubahan positif melalui pembenahan internal, peningkatan pelayanan publik, serta penegakan disiplin terhadap anggota yang melakukan pelanggaran.
Meski demikian, hasil survei juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi kepolisian untuk terus mempertahankan kepercayaan publik melalui peningkatan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.
Dengan tingkat kepuasan yang meningkat serta citra kelembagaan yang semakin positif, tantangan berikutnya bagi Polri adalah menjaga konsistensi reformasi internal agar mampu memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas di masa mendatang.
**












