Golkar, PAN dan PKB Tegaskan Dukungan untuk Prabowo sebagai Capres 2029

Foto ist

JAKARTA – Dukungan politik terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 terus menguat.

Setelah Partai Golkar menyatakan dukungannya, kini giliran Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menegaskan kesiapan mendukung Prabowo untuk melanjutkan kepemimpinannya selama dua periode.

Dukungan dari ketiga partai tersebut menjadi sinyal awal peta koalisi politik menjelang Pilpres 2029. Meski pelaksanaan pemilihan presiden masih beberapa tahun lagi, sejumlah partai politik mulai menyampaikan sikap dan menentukan arah dukungan terhadap figur yang dinilai berpeluang kembali memimpin Indonesia.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, mengatakan dukungan partainya terhadap Prabowo telah disampaikan secara resmi oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN pada 2025.

Menurut Viva, sikap politik PAN tersebut sudah jelas sehingga tidak perlu lagi dipertanyakan. Ia menilai pertanyaan mengenai dukungan terhadap Prabowo justru lebih tepat diarahkan kepada partai-partai yang hingga kini belum menentukan pilihan.

“Sikap itu sudah dinyatakan resmi oleh Ketua Umum PAN, Bang Zulkifli Hasan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2025 lalu,” kata Viva saat dihubungi, Senin (12/10/2026).

Zulkifli Hasan optimistis sampah Jakarta akan menjadi sumber energi listrik melalui insinerator pada 2027-2028

Keluhan sekolah terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorota,Zulhas beri komentar !

Ia menegaskan PAN tidak ingin bersikap mengambang dalam menentukan dukungan politik untuk Pilpres 2029. Partai berlambang matahari tersebut menyatakan telah memiliki posisi yang jelas terkait pencalonan kembali Prabowo.

PAN Serahkan Penentuan Cawapres kepada Prabowo

Selain menegaskan dukungan kepada Prabowo sebagai capres, PAN juga memberikan keleluasaan kepada Presiden untuk menentukan sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya.

Viva Yoga menyampaikan bahwa partainya tidak ingin terburu-buru memperdebatkan persoalan pendamping Prabowo. Menurut dia, penentuan cawapres merupakan hal yang dapat diserahkan kepada Prabowo sebagai figur yang akan diusung.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa PAN saat ini lebih memprioritaskan dukungan terhadap pencalonan Prabowo dibandingkan membahas komposisi pasangan calon yang akan diusung pada kontestasi politik mendatang.

Meski demikian, dinamika politik menuju Pilpres 2029 masih berpotensi mengalami perubahan. Komunikasi antarpimpinan partai, perkembangan pemerintahan, serta perhitungan elektoral diperkirakan menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi pembentukan koalisi dan penentuan pasangan calon.

PKB Nilai Prabowo Layak Dua Periode

Dukungan serupa juga disampaikan PKB. Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Reza, bahkan menyatakan partainya mendukung pencalonan kembali Prabowo dengan penuh keyakinan.

“PKB mendukung 100 persen atau bahkan 1.000 persen pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai capres 2029, karena memang beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode,” kata Faisol, seperti dikutip dari detik.com, Senin (12/10/2026).

Faisol menjelaskan, salah satu alasan PKB mendukung Prabowo adalah pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah yang dinilai telah berjalan di lapangan.

Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. PKB memandang berbagai program tersebut sebagai bagian dari agenda pemerintah yang perlu dilanjutkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

Namun, keberlanjutan program-program tersebut juga akan menjadi bagian dari evaluasi publik terhadap kinerja pemerintahan menjelang pemilihan presiden mendatang.

Faisol turut mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi dan dukungan apabila menginginkan Prabowo kembali maju dalam Pilpres 2029. Ia berharap Presiden tidak menganggap dukungan masyarakat terhadap dirinya telah berkurang.

“Jangan sampai beliau berpikiran rakyat sudah tidak mendukung. Padahal, rakyat mendukung beliau untuk maju kembali memimpin Indonesia. Baik diutarakan secara langsung maupun melalui partai politik,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar dukungan terhadap Prabowo tidak hanya disampaikan melalui partai politik, tetapi juga melalui aspirasi masyarakat.

Golkar Lebih Dulu Nyatakan Dukungan

Sebelum PAN dan PKB kembali menegaskan sikapnya, Partai Golkar telah lebih dahulu menyatakan dukungan terhadap Prabowo sebagai capres pada Pilpres 2029.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan partainya sudah memiliki posisi politik yang jelas terkait calon presiden yang akan didukung.

“Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sebagaimana dikutip pada Jumat (9/10/2026).

Meski demikian, Golkar belum menentukan sosok yang akan didukung sebagai calon wakil presiden. Menurut Doli, penentuan cawapres biasanya dilakukan mendekati masa pendaftaran pasangan calon.

Dengan demikian, dukungan Golkar, PAN, dan PKB memperlihatkan adanya sejumlah partai yang mulai menyatakan keberpihakan kepada Prabowo untuk Pilpres 2029.

Kendati begitu, dukungan politik dari partai-partai tersebut belum dengan sendirinya memastikan komposisi koalisi maupun pasangan calon yang akan bertarung. Perkembangan politik nasional dan keputusan resmi masing-masing partai masih akan menentukan peta persaingan menuju Pilpres 2029.

Bagi Prabowo, dukungan awal tersebut dapat menjadi modal politik untuk membangun komunikasi dengan partai-partai lain. Sementara itu, bagi partai pendukung, konsolidasi politik dan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah berikutnya.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *