Hari Ini, Simposium Alumni UIN Raden Fatah Palembang 2026 di Gelar

Merajut Jejaring, Menguatkan Peran

Leaflet Simposium : FB UIN RF

Palembang — Dunia pendidikan tinggi tidak berhenti di ruang kelas. Ia berlanjut dalam jejaring alumni yang hidup, bergerak, dan memberi makna bagi masyarakat.

Kesadaran inilah yang tampak dalam penyelenggaraan Simposium Alumni dan Pengukuhan Ikatan Alumni (IKARAFA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang periode 2026–2030, yang digelar Jumat (17/4/2026) di Gedung PPG, Kampus Jakabaring.

Mengusung tema “Berkarya dan Bersinergi untuk Indonesia Berdaya”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda formal organisasi, melainkan ruang pertemuan gagasan lintas generasi.

Alumni yang datang dari berbagai latar belakang profesi dipertemukan dalam satu forum untuk berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan merumuskan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Simposium ini menghadirkan sejumlah tokoh yang memiliki rekam jejak kuat di bidangnya. Di antaranya Prof. Drs. H. M. Sirozi, M.A., Ph.D, Prof. Dr. H. Said Aqil Al Munawar, M.A, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H, serta Drs. H. Ratu Dewa, M.Si. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga memperkaya perspektif peserta tentang bagaimana peran alumni dapat melampaui batas profesi dan institusi.

Dalam konteks pendidikan, alumni memegang posisi strategis sebagai jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial. Mereka adalah representasi nyata dari hasil pendidikan yang telah ditempuh.

Oleh karena itu, forum seperti simposium ini menjadi penting sebagai sarana refleksi: sejauh mana ilmu yang diperoleh di bangku kuliah telah diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran video alumni yang menggambarkan perjalanan dan kontribusi mereka di berbagai bidang.

Pidato inaugural menjadi penanda arah baru kepengurusan IKARAFA, sementara peluncuran IKARAFA Digital Hub menunjukkan upaya adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Platform digital ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan alumni tanpa batas geografis.

Pendekatan yang menggabungkan unsur akademik, jejaring, dan inovasi digital mencerminkan perubahan paradigma dalam pengelolaan organisasi alumni.

Jika sebelumnya alumni lebih banyak dipandang sebagai komunitas sosial, kini mereka didorong menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak nyata.

Panitia pelaksana menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka bagi seluruh alumni IAIN/UIN Raden Fatah Palembang. Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, simposium ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama.

“Alumni tidak hanya berbagi kenangan, tetapi juga berbagi gagasan dan solusi,” demikian pesan yang ingin disampaikan.

Dalam perspektif yang lebih luas, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti pada proses formal di kampus. Ia terus berlanjut dalam praktik kehidupan, melalui kontribusi para alumninya.

Ketika alumni mampu bersinergi dan bergerak bersama, maka pendidikan benar-benar menemukan maknanya: membentuk manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berdaya guna bagi lingkungan sekitarnya.

Simposium Alumni dan Pengukuhan IKARAFA 2026–2030 ini, dengan demikian, menjadi lebih dari sekadar peristiwa organisasi. Ia adalah refleksi tentang bagaimana pendidikan tinggi membangun jejaring kebermanfaatan—sebuah upaya merajut kembali hubungan antara ilmu, pengalaman, dan pengabdian dalam satu tarikan napas yang sama.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *