Legendaris Malaysia Akui Krisis Tunggal Putra di INDONESIA dan MALAYSIA

Foto ist

MALAYSIA – Legendaris alumni atlit badminton Malaysia Lee Chong Wei namanya tak asing lagi di mata publik badminton Internasional menyoroti perkembangan atlit-atlit badminton khususnya sektor tunggal putra.

Menurut Lee Chong Wei mantan pebulutangkis Malaysia rival bebuyutannya era Taufik Hidayat ini, diakuinya di Negeri Jiran (Malaysia) dan bahkan Indonesia krisis akan sektor tunggal putra yang berkompeten untuk bersaing di level kejuaraan Internasional.

Hasil pengamatan dan analisa Lee Chong Wei dilapangan, faktanya memang sangat mengejutkan bagi dirinya dan semua publik badminton Internasional.

Menariknya, Lee Chong Wei merupakan mantan rangking 1 dunia sektor tunggal putra era kejayaan badminton Taufik Hidayat (Indonesia).

Kemudian Lin Dan (China), Peter Gade (Denmark) menyoroti langsung kemunduran atau kemerosotan skill dan kemampuan dimiliki ke-2 Negara ini baik Malaysia dan Indonesia khusus di sektor tunggal putra.

BACA JUGA

Thomas INDONESIA Gagal Capai Target, Berikut Permohonan Maaf WAMENPORA Juga WAKETUM PP PBSI

Debut Terbaik, 3 Pemain Muda INDONESIA di Thomas dan Uber Cup 2026

Berkaca dari pengamatan  langsung dilapangan Lee Chong Wei menilai pasca dari perhelatan kompetisi kejuaraan Piala Thomas Cup 2026 baru usai digelar di Negeri Denmark.

Hasilnya sangat miris sekali dan sangat menyedihkan hati saya.

Era rekan saya TF (Taufik Hidayat) gudang jagonya sektor tunggal putra ini.

“Namun, setelah saya melihat langsung hasil kejuaraan Piala Thomas Cup kemarin, sektor tunggal Indonesia dikalahkan semua oleh tunggal Francis, begitu juga dengan tunggal putra dimiliki bangsa Malaysia Lee Zii Jia, Leong Jun Hao dan Justin Hoh,” ungkap legendaris Malaysia banyak menorehkan segudang prestasi era kejayaan Taufik Hidayat ini dilansir dari berbagai sumber informasi badminton lovers tanah air berhasil dihimpun kontributor interaksimassa.com pagi ini, Minggu (10/5/2026).

Ditambahkan Lee Chong Wei, kedepan baik Indonesia maupun Malaysia mutlak ada evaluasi total secara menyeluruh dan pembibitan sektor tunggal putra sejak dini.

Kedepan pihaknya minta pada BAM (Badan Asosiasi Badminton Malaysia) dan PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) untuk segera melakukan evaluasi total secara menyeluruh.

“Segera juga lakukan pembibitan sektor tunggal putra ini sejak dini dimulai dari seleksi ditingkat Daerah Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Nasional (Seleknas),” ujar Datuk Lee Chong Wei kembali dengan penuh sarannya ini.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *