Palembang, InteraksiMassa.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir SA Supriono menyampaikan tanggapan Gubernur Sumsel terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel.
Terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 pada Rapat Paripurna LXXXIV di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (6/6/2024).
Dalam penyampaiannya, Supriono mengapresiasi masukan, saran, kritik, dan partisipasi dari sembilan fraksi DPRD, yakni Golkar, PDIP, Gerindra, PKB, Nasdem, PAN, Hanura, Perindro, dan PPP.
“Terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh semua fraksi atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan pemerintah. Opini WTP ini diraih ke sepuluh kalinya secara berturut-turut, menjadi semangat untuk mempertahankan prestasi ini di tahun mendatang,” sampainya.
BACA JUGA: PLN Sebut Listrik Sumsel, Jambi, dan Bengkulu Kembali Normal 100 Persen Pasca Blackout!
Dukungan pada Peningkatan PAD dan Pelayanan Publik
Supriono menjelaskan sejumlah poin penting yang menjadi fokus Pemprov Sumsel.
Di antaranya adalah dukungan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam usaha peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan sarana prasarana pendidikan, dan peningkatan layanan BPJS Kesehatan.
“Pemprov Sumsel berkomitmen meningkatkan pelayanan sosial di panti sosial melalui peningkatan kompetensi dan kualitas SDM,” tambahnya.
BACA JUGA: UMKM Sumsel Saatnya Naik Kelas
Komitmen pada Lingkungan dan Infrastruktur
Selain itu, Supriono menekankan pentingnya dokumen kajian keberlanjutan lingkungan hidup untuk mencegah bencana alam, serta kolaborasi strategis dengan berbagai instansi untuk menanggulangi banjir.
Upaya perbaikan infrastruktur jalan juga terus dilakukan, bersama dengan optimalisasi belanja anggaran daerah dan peningkatan nilai aset serta pelayanan kepada masyarakat.
Kebijakan Ekonomi dan Inovasi
Dalam rangka meningkatkan PAD, Pemprov Sumsel terus melakukan pembenahan melalui pelayanan pajak retribusi dan inovasi kebijakan yang mendukung ekonomi lokal.
“Ada beberapa kebijakan sektor unggulan yang diintegrasikan untuk meningkatkan potensi ekonomi makro di Sumsel,” ungkapnya.
Supriono juga menyadari masih perlunya informasi lanjutan terkait poin-poin yang disampaikan dan menyatakan kesediaan untuk koordinasi lebih lanjut dengan OPD sebagai mitra DPRD.
Pandangan DPRD dan Koordinasi
BACA JUGA: Generasi Milenial dan Z Dominasi Daftar Pemilih di Sumsel
Wakil Ketua DPRD Sumsel, Muchendi Mahzareki menyampaikan pandangan umum dari masing-masing fraksi yang telah dilakukan pada 3 Juni lalu.
Pandangan ini, menurutnya, bertujuan menyelaraskan pandangan legislatif dan eksekutif terkait penyelenggaraan pembangunan pemerintah daerah dan perkembangan yang terjadi di masyarakat.
Rapat Paripurna LXXXIV ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Sumsel dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (*/red)












Respon (1)