Palembang, InteraksiMassa.COM – Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 akan segera digelar dan cabang olahraga kick boxing dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti.
Ajang ini akan menyaksikan persaingan sengit dari berbagai atlet nasional, termasuk tiga atlet muda berbakat dari Sumatera Selatan, Sevi Stena Aurel (16), Nayla Azzani (18), dan Calviani Putri Zahrah (15).
Sevi dan Nayla akan turun dalam kategori kreatif form beregu, sementara Calviani akan bertanding dalam kreatif form individu.
Pada pra-PON yang digelar di Jawa Barat sebelumnya, ketiga srikandi ini berhasil meraih dua medali perak, menunjukkan potensi besar mereka untuk bersinar di PON XII mendatang.
BACA JUGA: Olahraga Gembira Warnai Peringatan HUT Sumsel ke-78
Namun, perjalanan tim putra kick boxing Sumatera Selatan tidak seberuntung tim putri.
Tidak ada satu pun atlet putra yang berhasil lolos untuk bertanding di PON XII. Meski demikian, Ketua Umum Kick Boxing Sumsel, Mgs H Syaiful Padli yang didampingi Wakil Ketua Umum Mgs Yulyadi, Ketua Harian Irwanto, dan Sekretaris Umum Al Perryadi, menyatakan kebanggaannya atas prestasi tim putri.
“Tim putri kita masuk zona berat dengan adanya DKI Jakarta, namun kita tetap unggul,” ujar Syaiful dalam pernyataannya pada 28 Juni 2024.
Syaiful berharap dalam PON ke-XII nanti, para atlet Sumsel dapat mempertahankan medali yang diraih pada pra-PON di Bandung dan meraih medali emas dari 14 kelas yang dipertandingkan.
BACA JUGA: Masa Depan Erik ten Hag di Manchester United Masih Abu-abu, Pertahankan atau Depak?
Pertandingan kick boxing di PON kali ini adalah yang pertama kali sebagai cabang resmi, setelah sebelumnya hanya menjadi eksebisi di PON XI.
Sebanyak 14 medali emas akan diperebutkan, dan Syaiful menegaskan bahwa timnya membutuhkan dukungan serta doa dari semua pihak.
Meskipun persiapan tim kick boxing Sumsel tidak sepenuhnya mulus, mereka tetap bersemangat untuk bertanding.
Pengiriman tiga atlet ini hanya disertai satu orang pelatih, padahal idealnya tiga atlet didampingi minimal dua pelatih.
BACA JUGA: Turnamen Badminton Kapolres Cup 2024 di Kabupaten Empat Lawang Resmi Dibuka
Meski demikian, mereka tetap optimis dan siap bertanding meski tanpa official lengkap.
“Meskipun KONI sedang kisruh, kita tetap mengirimkan atlet,” tegas Syaiful.
Ketiga atlet ini dilatih oleh Nabila, seorang pelatih muda berbakat yang merupakan pelatih Madya terbaik di Indonesia.
Nabila menjelaskan kebutuhan mendesak akan sarana latihan dan pertandingan yang memadai.
BACA JUGA: Catat Jadwalnya! Bakal Ada Pertandingan Badminton Kapolres Cup 2024 di Empat Lawang
“Selama ini kita menumpang tempat latihan di gedung dayung, dan sarana seperti matras sangat diperlukan,” paparnya.
Dengan segala keterbatasan, Nabila berharap para atlet kick boxing dapat memberikan yang terbaik di PON XII.
“Kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar dapat meraih hasil maksimal,” tutupnya.
PON XII Aceh-Sumut akan menjadi ajang pembuktian bagi ketiga Srikandi Sumsel dan seluruh atlet kick boxing lainnya.
BACA JUGA: Malaysia Temukan Pelipur Lara! Jadi Tim Terbaik ASEAN di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026
Dengan semangat juang dan tekad kuat, mereka siap membawa nama harum daerah di kancah nasional. (*/red)











