Hikmah Nuzulul Qur’an bulan Ramadan 1447 H

Oleh: Ustadz ADITYA CANDRA UTAMA, S Kom I

Foto ist

(Disampaikan saat Isi Tausyiah Agama Nuzulul Qur’an Ramadan 1447 H, di Masjid Al-Muhajirin Desa Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah)

BENGKULU TENGAH – Suasana malam penuh keberkahan dan kesejukan saat salah satu Ustadz Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Aditya Candra Utama,S.Kom.I mengunjungi jama’ah Masjid Al-Muhajirin Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Diberi amanah isi Tausyiah Agama tepat di malam ke-17 Ramadan 1447 H tadi malam (Jum’at malam Sabtu 6 Maret 2026) dalam rangka syiar dakwah memperingati malam Nuzulul Qur’an.

Kepala Desa (Kades) Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Arisandi mengatakan, dirinya beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Tengah Padang sangat bersyukur, mengapresiasi dan berterimakasih pada sosok Ustadz Muda Aditya Candra Utama,S Kom I datang jauh dari Kota Bengkulu guna menyampaikan syiar dakwah memperingati Nuzulul Qur’an di jama’ah warga Desa Tengah Padang dipimpinnya ini.

“Alhamdulillah. Kami atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah disini sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada Ustadz Muda Aditya,S.Kom.I Apratur Sipil Negara Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Bengkulu.

Telah bersedia memenuhi undangan kami menyampaikan tausyiah agamanya mengenai Nuzulul Qur’an di Desa Tengah Padang kami ini.

Sekali lagi, kami haturkan ribuan terimakasih dan semoga wawasan ilmu agama seputar Nuzulul Qur’an yang telah disampaikan pada warga atau masyarakat kami disini bermanfaat, berkah dan mendapat ridho Allah SWT.

Demikian disampaikan oleh Kades Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah ini dengan penuh apresiasi dan rasa syukurnya, Sabtu (7/3/2026).

Adapun intisari singkat materi seputar Nuzulul Qur’an disampaikan oleh Ustadz Aditya Candra Utama,S Kom I

Didepan jama’ah dan warga Desa Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah ini tadi malam saat memperingati Nuzulul Qur’an tepat di malam ke-17 Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi ini, meliputi:

Wahyu pertama kali turun pada Nabi Muhammad SAW yaitu QS. Al-Alaq ayat 1-5:

“Bacalah dengan menyebut nama Tuham-mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu yang maha mulia. Yang mengajarkan manusia dengan pena. Dia mengajarkan pada manusia apa yang tidak diketahuinya. ” (QS. Al-Alaq ayat 1-5).

BACA JUGA

Lailatul Qadar ; Ini Pengertian, Tanda, dan Cara Amalan Meraihnya

Cara Memperoleh Lailatul Qadar di Bulan Suci Ramadan

Kemudian, hal ini dipertegas kembali oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah sabda (hadist) nya diriwayatkan oleh Bukhari Muslim:

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi ummat manusia dan penjelasan pengetahuan mengenai petunjuk itu.”

Lalu, Ustadz Aditya Penyuluh Agama Islam ini juga menyampaikan bahwa didalam sebuah riwayat hadits Nabi Muhammad SAW lainnya dikatakan bahwa;

“Carilah malam Lailatul Qadar itu di sepuluh malam terakhir Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Di hadist lainnya juga dikatakan;

“Barangsiapa yang menghidupkan malam lailatul qadar dengan beribadah dan dilandasi dengan keimanan dan niat mengharap ridho Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu .” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kemudian, Ustadz Aditya juga menyampaikan esensi pentingnya membaca Al-Qur’an disepanjang bulan Ramadan ini.

Hal ini sebagaimana Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim;

“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada pembacanya.” (HR. Muslim).

Terakhir, Ustadz Aditya Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama ini juga menyampaikan bahwa bukan hanya kita suci Al-Quran saja diturunkan Allah SWT ke-muka bumi di bulan Ramadan.

Melainkan kitab-kitab terdahulu sebelum datang atau turunnya Al-Quran seperti Shuhuf Ibrahim, Taurat, Zabur dan Injil juga Allah SWT turunkan di bulan Ramadan.

Hal ini sebagaimana dalam Hadits Nabi Muhammad SAW diriwayatkan oleh Ahmad, Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi;

“Shuhuf Ibrahim diturunkan pada Ibrahim As pada malam pertama Ramadan, lalu kitab Taurat diturunkan pada Nabi Musa tepat malam ke-6 Ramadan, kitab Injil diturunkan pada Nabi Isa tepat pada malam ke-13 , kitab Zabur diturunkan pada Nabi Daud tepat di malam ke-18 Ramadan dan Al-Qur’an diturunkan pada Nabi Muhammad SAW tepat di malam ke-17 Ramadan,”. (HR. Ahmad, Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi).

Foto ist

Di akhir jelang closing statement dari rangkaian penyampaian tausyiah agama Nuzulul Qur’an disampaikan sosok Ustadz Muda Aditya,S Kom I ini, diberi ruang pertanyaan pada anak-anak Desa Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah bisa menjawab.

Pertanyaan Ustadz Penceramah langsung mendapatkan atau diberikan doorprize.

Pertanyaan dan doorprize ini disiapkan sebanyak 5 doorprize untuk diperebutkan oleh ke-lima masing-masing anak Desa Tengah Padang langsung disaksikan oleh semua jama’ah dan warga Desa Tengah Padang.

Antusias anak-anak Desa Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MAN/SMK.

Sungguh luar biasa semangat antusiasnya untuk berusaha menjawab pertanyaan dilontarkan Ustadz Aditya Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama ini.

“Alhamdulillah antusias anak-anak Desa Tengah Padang Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah ini sungguh luar biasa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah kita siapkan agar mereka juga termotivasi dan fokus hingga bisa mendapatkan ke-5 doorprize telah kita siapkan ini,” ujar Ustadz Aditya.


(Penulis ialah ASN Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *