Sekayu | Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyiapkan program mudik gratis bagi mahasiswa dan warga asal Muba yang sedang berada di perantauan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Melalui program ini, sebanyak tujuh unit bus dan dua unit speed boat disiapkan untuk mengantar para pemudik kembali ke kampung halaman agar dapat berkumpul bersama keluarga.
Program mudik gratis tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa dan masyarakat Muba yang berada di luar daerah.
Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program ini juga bertujuan memberikan fasilitas transportasi yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin, M. Hatta SE MM, menjelaskan bahwa total penumpang yang mengikuti program mudik gratis tahun ini mencapai 283 orang.
Prioritas peserta program ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki KTP Kabupaten Musi Banyuasin.
“Total penumpang yang akan mudik gratis sebanyak 283 orang, dengan prioritas mahasiswa yang ber-KTP Muba,” ujar M. Hatta.
Ia menjelaskan bahwa keberangkatan pemudik menggunakan bus dibagi dalam dua gelombang dari beberapa kota besar di Pulau Jawa dan Sumatera.
Keberangkatan pertama dilakukan pada pukul 07.30 WIB dengan rute Jogja–Lampung–Sekayu. Pada gelombang pertama ini disiapkan sebanyak empat unit bus yang membawa 166 penumpang.
Selanjutnya, keberangkatan kedua dijadwalkan pada pukul 12.00 WIB dengan rute Bandung–Jakarta–Sekayu. Pada rute ini disiapkan tiga unit bus yang mengangkut sebanyak 117 penumpang.
Selain menyediakan bus untuk perjalanan darat, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin juga menyiapkan dua unit speed boat untuk melayani mahasiswa yang akan pulang ke wilayah perairan, khususnya Kecamatan Lalan.
Menurut Kepala Dishub Muba, kedua speed boat tersebut memiliki kapasitas angkut sekitar 80 orang.
Transportasi air ini disiapkan khusus bagi mahasiswa asal Muba yang ingin pulang ke daerah Lalan yang akses transportasinya lebih mudah melalui jalur sungai.
“Ini mudik khusus untuk mahasiswa Muba yang akan pulang ke Kecamatan Lalan. Start-nya dari Asrama Haji Palembang menuju Dermaga PU, dengan rencana berangkat pada Senin sekitar pukul 12 siang,” jelasnya.
Untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik yang menjalankan ibadah puasa, pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas konsumsi selama perjalanan.
Para penumpang bus akan mendapatkan fasilitas sahur dan buka puasa secara gratis. Hal ini dilakukan agar perjalanan para pemudik tetap nyaman meskipun dilakukan di tengah bulan Ramadan.
Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, S.H., menyampaikan bahwa program mudik gratis ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap mahasiswa dan warga Muba yang berada di luar daerah.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat yang merantau tetap memiliki kesempatan untuk pulang kampung dan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
“Ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu mahasiswa dan warga Muba yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga. Kami ingin memastikan bahwa mereka dapat pulang dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Muba.
Ia juga berharap program mudik gratis ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakatnya, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi saat momentum penting seperti perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dengan adanya program mudik gratis ini, diharapkan para mahasiswa dan warga Muba dapat kembali ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta. (*)












