Penumpang Mudik Gratis 2026 Telah Tiba Di Kampung Halaman

Foto ist

Lubuklinggau – Rasa haru dan syukur menyelimuti kedatangan rombongan pemudik asal Sumatera Selatan yang tiba di Kota Lubuklinggau melalui program mudik gratis yang digagas Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi NasDem, H. Fauzi Amro dapil Sumsel 1.

Para perantau yang pulang dari Jakarta menyampaikan ucapan terima kasih atas program yang dinilai sangat membantu masyarakat tersebut.

Rombongan pemudik disambut hangat di kawasan Taman Olahraga Megang (TOM), Kota Lubuklinggau, Senin (16/3/2026).

Suasana penuh kebahagiaan terlihat saat para pemudik akhirnya tiba di kampung halaman untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah bersama keluarga tercinta.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua DPD Partai NasDem Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat atau yang akrab disapa Yoppy Karim, yang hadir mewakili H. Fauzi Amro.

Dalam sambutannya, Yoppy Karim menyampaikan salam hangat dari Fauzi Amro sekaligus mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta mudik yang telah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju wilayah Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Musi Rawas Utara.

“Selamat datang kembali di kampung halaman. Semoga perjalanan mudik ini membawa kebahagiaan sehingga para pemudik dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah bersama keluarga tercinta,” ujar Yoppy.

Ia menjelaskan, program mudik gratis yang diinisiasi Fauzi Amro tahun ini berhasil memberangkatkan sekitar 1.000 peserta dari Jakarta menuju Sumatera Selatan.

Program tersebut mendapat respons luar biasa dari masyarakat perantau asal Sumsel yang tinggal di ibu kota.
Menurut Yoppy, tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 2.500 orang.

Namun karena keterbatasan kuota bus, hanya sekitar 1.000 peserta yang dapat diberangkatkan pada tahun ini.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hampir 2.500 orang yang mendaftar, namun karena keterbatasan armada, hanya sekitar 1.000 peserta yang bisa diberangkatkan. Kita berharap tahun depan jumlah bus bisa ditambah agar lebih banyak masyarakat yang terbantu untuk pulang kampung,” jelasnya.

Bagi para pemudik, program ini bukan sekadar fasilitas perjalanan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan yang sangat berarti.

Banyak di antara mereka yang mengaku terbantu karena biaya perjalanan mudik yang cukup tinggi setiap menjelang Lebaran.

Bahkan, Yoppy mengungkapkan kisah haru salah satu peserta yang sudah enam tahun tidak pulang ke kampung halaman karena keterbatasan biaya.

Melalui program mudik gratis ini, akhirnya ia bisa kembali bertemu dengan keluarga di kampung halaman.

“Ada peserta yang sudah enam tahun tidak bisa pulang kampung karena keterbatasan biaya. Alhamdulillah, tahun ini ia bisa kembali berkumpul dengan keluarga berkat program mudik gratis ini,” ungkap Yoppy.

Ia menegaskan, program mudik gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Fauzi Amro kepada masyarakat, khususnya para perantau asal Sumatera Selatan yang ingin pulang merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

“Kegiatan sosial ini adalah bentuk konsistensi Kakak Fauzi Amro dalam membantu masyarakat. Beliau berbuat bukan karena kepentingan tertentu, tetapi karena komitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat,”katanya.

Program mudik gratis ini pun menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para perantau.

Bagi masyarakat, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan karena dapat kembali berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idul Fitri.

Dengan penuh rasa syukur, para pemudik berharap program ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *