Palembang | Suasana haru dan bahagia menyelimuti Stasiun Kertapati, Selasa (17/3/2026).
Ratusan keluarga tampak bersiap pulang kampung, memanfaatkan program mudik gratis yang digelar Pemprov Sumatera Selatan.
Program ini menjadi momen yang ditunggu masyarakat.
Selain menghemat biaya, mudik gratis juga memberi rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.
Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang secara langsung melepas keberangkatan kereta api yang membawa para pemudik.
Ia tampak menyapa warga, menyalami, hingga memberi semangat kepada mereka.
Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
Terutama bagi mereka yang ingin pulang tanpa terbebani biaya transportasi.
“Program ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Tujuannya agar masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Cik Ujang di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan, keberangkatan hari ini difokuskan untuk rute dalam provinsi dan lintas daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat.
Sebanyak 1.248 pemudik diberangkatkan menuju Lubuk Linggau selama dua hari pelaksanaan.
Sementara rute Palembang menuju Tanjung Karang diikuti 1.664 orang.
Secara keseluruhan, program mudik gratis pada 16 hingga 17 Maret 2026 ini diikuti sekitar 2.912 peserta.
Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan tersebut.
Tak hanya kereta api, Pemprov Sumsel juga menyediakan alternatif transportasi lain.
Hal ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak daerah tujuan pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, menyebutkan pihaknya menyiapkan 15 unit bus untuk rute antar kabupaten dan kota.
Selain itu, 12 unit bus disediakan untuk perjalanan antar provinsi.
Menurut Musni, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini sejalan dengan membaiknya mobilitas masyarakat.
“Minat masyarakat semakin tinggi. Ini menjadi indikator bahwa program ini sangat membantu,” ungkapnya dalam laporan kegiatan.
Di tengah pelepasan, suasana semakin hangat saat Wakil Gubernur menyerahkan bingkisan kepada para pemudik.
Paket tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap warganya.
Beberapa pemudik tampak terharu menerima bantuan tersebut.
Mereka mengaku terbantu dan bersyukur dapat pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya perjalanan.
Program ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti Bank Sumsel Babel dan PT Kereta Api Indonesia.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, Danlanud Kolonel Pnb Zulfikri, serta Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf.
Hadir pula perwakilan Bank Sumsel, Marzuki, Kadivre III Palembang Januri, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumsel Indra Bangsawan.
Kehadiran mereka menegaskan dukungan lintas sektor.
Dengan program ini, Pemprov Sumsel berharap tradisi mudik Lebaran dapat berjalan lebih tertib dan aman.
Selain itu, diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas.
Bagi masyarakat, mudik bukan sekadar perjalanan.
Ia adalah tentang pulang, bertemu keluarga, dan merajut kembali kebersamaan yang lama dirindukan. **












