Lampung | Puncak arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Pelabuhan Bakauheni pada Kamis (19/3/2026) pagi. Ribuan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, tiba secara bersamaan setelah menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan.
Sekitar pukul 05.00 WIB, kapal penyeberangan Kapal Athaya bersandar di Dermaga Enam dengan membawa penumpang dalam jumlah besar. Mayoritas penumpang merupakan pemudik roda dua yang hendak melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Pulau Sumatera.
Kedatangan kapal tersebut langsung memicu kepadatan di area pelabuhan. Para pemudik tampak bergegas turun dari kapal, bahkan sebagian terlihat berdesakan saat keluar dari area dermaga. Kondisi ini menjadi gambaran tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak sedikit pemudik yang berboncengan lebih dari dua orang dalam satu sepeda motor. Bahkan, beberapa di antaranya terlihat membawa hingga tiga sampai empat orang dalam satu kendaraan, lengkap dengan barang bawaan yang cukup banyak.
Setelah keluar dari kawasan pelabuhan, para pemudik langsung melanjutkan perjalanan menuju berbagai daerah tujuan. Di antaranya wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, hingga Jambi.
Salah satu pemudik, Ikbal (34), warga Tangerang, mengaku memilih berangkat pada malam hari untuk menghindari kemacetan serta panas terik saat perjalanan siang hari. Menurutnya, perjalanan malam dinilai lebih nyaman meskipun kondisi di dalam kapal sangat padat.
“Kondisi di dalam kapal sangat padat, baik di dek bawah maupun atas. Semua penumpang ingin segera tiba di kampung halaman,” ujarnya.
Fenomena lonjakan pemudik sepeda motor ini kembali menjadi ciri khas arus mudik di Indonesia. Meski memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan moda transportasi lain, sepeda motor tetap menjadi pilihan banyak masyarakat karena dinilai lebih fleksibel dan ekonomis.
Namun demikian, kepadatan penumpang di kapal dan tingginya jumlah kendaraan roda dua juga menjadi perhatian serius bagi pihak terkait. Selain faktor keselamatan selama penyeberangan, perjalanan darat yang cukup panjang setelah tiba di Sumatera juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemudik.
Arus kedatangan pemudik di Pelabuhan Bakauheni diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga mendekati hari H Lebaran. Hal ini seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk pulang ke kampung halaman.
Pihak berwenang mengimbau para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri saat lelah menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik, diharapkan seluruh perjalanan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga para pemudik tiba di tujuan masing-masing. **












