Juara Badminton ASIA 10 Tahun Terakhir, INDONESIA dan JEPANG Sama Raih 2 Gelar JUARA

Foto ist

INDONESIA – Badminton Asia Championship (BAC), Ajang kompetisi Badminton Asia Championship (BAC) khusus di Benua Asia masih yang terfavorit dan unggul.

Ajang kompetisi tahunan bergengsi setiap tahunnya ini, mempertemukan pemain-pemain elit top dunia ranking 1 hingga 10 dunia BWF.

Dari catatan berhasil dihimpun penulis kontributor interaksimassa.com dilapangan, Indonesia dan Jepang adalah negara terkuat dan unggul khusus sektor tunggal putra sama-sama meraih ‘2 gelar juara’.

Adapun gelar juara berhasil diraih oleh atlit badminton sektor tunggal putra Indonesia ini di tahun 2023 atas capaian prestasi Anthony Sinisuka Ginting biasa dikenal Ginting dan di tahun 2024 berikutnya Jonathan Christie biasa disapa akrab Jojo.

Sedangkan untuk Negeri Jepang lewat tunggal putra andalannya Kento Momota secara beruntun di edisi tahun 2018 dan 2019 sukses meraih gelar juara Asia untuk sektor tunggal putra ini.

Pemerhati badminton tanah air Indonesia dari Bumi Rafflesia (Provinsi Bengkulu) Jekcson mengatakan, di edisi 10 (sepuluh) tahun terakhir sejak terhitung tahun 2015 hingga 2025, Indonesia dan Jepang masih sangat mendominasi.

Lalu disusul oleh Negara Tiongkok (China) melalui tunggal putra pemain kidalnya Lin Dan di tahun 2015 sukses meraih gelar juara Asia ini.

Tahun 2016 pemain kidal dari Negeri tetangga (Malaysia) Lee Chong Wei sukses meraih gelar juara Asia ini.

Tahun 2017 kembali diraih dari Negeri Tirai Bambu (China) Chen Long.

Tahun 2018 dan 2019 secara berturut-turut dari Negeri Jepang Kento Momota dikenal pemain kidal (pemain tangan kiri).

Berlanjut ke tahun 2020-2021 dibatalkan alias tidak diselenggarakannya Kejuaraan Asia Badminton ini dikarenakan dunia saat itu dilanda ujian Virus Corona (Covid-19).

Barulah pasca Covid-19, di edisi tahun 2022 tunggal putra Negeri tetangga (Malaysia) Lee Zii Jia sukses meraih gelar juara perdananya di ajang BAC 2022 ini.

Hingga berlanjut ke tahun 2023 kembali berhasil ditorehkan oleh tunggal putra Indonesia berkat perjuangan keras Anthony Sinisuka Ginting.

BACA JUGA

Tingkatkan Prestasi Badminton Indonesia, Leo/Daniel Reuni dan Bagas/Putra Duet Baru

Walau Nol Gelar Tur EROPA, PP PBSI Akui Progres Pemain Badminton Indonesia Sangat Baik

Edisi tahun 2024 barulah sang kapten senior tunggal putra Indonesia Jonathan Christie alias Jojo sukses meraih gelar di ajang BAC 2024.

Lalu di tahun 2025, gelar juara BAC ini direbut oleh tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsar berkebangsaan Thailand di laga pamungkas (final) kala itu sukses menumbangkan wakil terbaik Tiongkok (China) Shi Yuqi secara rubber game (tiga set).

Tahun 2026 ini kembali di gelar kejuaraan bergengsi Badminton Asia Championship (BAC) di Ningbo Tiongkok (China) sebentar lagi akan mengguncang publik dunia badminton Internasional.

Akankah peluang ini bisa sukses diraih oleh atlit-atlit badminton Indonesia khususnya di sektor tunggal putra.

“Untuk publik pecinta badminton lovers tanah air ketahui, Indonesia kita menurunkan atlit badminton terbaiknya khusus sektor tunggal putra melalui sang kapten senior Jonathan Christie alias Jojo, lalu Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed,”kaya Jekcson.

Mampukah ke-4 tunggal putra Indonesia ini terdiri dari 2 pemain senior dan 2 pemain masih sangat junior alias masih sangat muda mampu bersaing untuk berjuang mati-matian di ajang tahunan bergengsi level Kejuaraan Asia Badminton Internasional atau BAC ini???

Jika hitungan matematika dilapangan apapun bisa terjadi.

Ranking atau status peringkat pemain tidak menjamin mampu sukses meraih kembali gelar diperoleh atau malah kejutan super ditunjukkan oleh pemain-pemain muda.

“Jelas, mari kita sebagai anak bangsa Indonesia turut mensupport dan terus mendo’akan agar langkah dan perjuangan atlit badminton Indonesia kita di semua sektor berkompetisi terkhusus sektor tunggal putra mampu dan berhasil kembali meraih prestasinya seperti telah dicontohkan di edisi kompetisi BAC 2023 dan 2024 sebelumnya,” demikian disampaikan Jekcson anak muda pecinta badminton lovers tanah pada media online nasional interaksimassa.com siang ini, Minggu (5/4/2026).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *