Tiga Tokoh Masyarakat Terima Penghargaan Kapolda Sumsel, Bukti Kolaborasi Warga dan Polisi Jaga Empat Lawang

Foto ist

Empat Lawang | Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, menjadi momen penuh makna bagi sejumlah tokoh masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada tiga tokoh masyarakat yang dinilai memiliki peran besar dalam membantu tugas kepolisian di wilayah Empat Lawang.

Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan bentuk pengakuan bahwa keamanan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Tokoh pertama yang menerima penghargaan adalah “H. Defi Albusyairi, S.E., M.Pd., yang dikenal sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Empat Lawang sekaligus aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama.

Penghargaan diberikan atas dedikasinya dalam membantu menangkal penyebaran paham radikalisme di tengah masyarakat.

Di era digital saat ini, ancaman radikalisme tidak lagi bergerak secara terbuka, tetapi menyebar melalui berbagai saluran informasi dan media sosial.

Peran tokoh agama dan pemuda menjadi sangat penting untuk menjaga suasana masyarakat tetap kondusif.

Melalui pendekatan edukasi dan pembinaan sosial, H. Defi dinilai berhasil membantu membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan dan toleransi.

Penghargaan kedua diberikan kepada “Alex Iskandar atas jasanya menghibahkan tanah untuk pembangunan pos lalu lintas di kawasan Jalan Lintas Talang Gunung. Kawasan tersebut sebelumnya dikenal rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.

Keberadaan pos lantas di titik strategis itu dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain meningkatkan pengawasan lalu lintas, keberadaan aparat di lokasi tersebut juga membantu menekan angka kriminalitas dan kecelakaan yang selama ini meresahkan pengguna jalan.

Langkah yang dilakukan Alex Iskandar menjadi contoh bagaimana kontribusi sederhana dari masyarakat dapat memberi dampak besar bagi keselamatan publik.

Kolaborasi seperti ini dinilai sangat penting dalam mendukung terciptanya keamanan wilayah secara berkelanjutan.

Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan BB kurang lebih 200 Kg Ganja, Pengungkapan Ladang 20 Hektar di Empat Lawang Tuai Apresiasi

Sambutan Kapolda Sumsel dan Ajakan memperkuat kamtibmas dan Semangat Menjaga Empat Lawang Tetap Aman Kondusif

Sementara itu, penghargaan ketiga diberikan kepada Sarmidi, anggota Pol PP desa di Kecamatan Muara Pinang. Ia dinilai berperan aktif membantu aparat dalam pengungkapan ladang ganja seluas 20 hektare beserta barang bukti ganja kering siap edar.

Kasus tersebut menjadi salah satu pengungkapan besar yang mendapat perhatian luas. Keberhasilan itu dinilai tidak hanya menyelamatkan wilayah dari peredaran narkotika, tetapi juga melindungi jutaan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan daerah membutuhkan sinergi antara aparat dan masyarakat.

Penghargaan kepada ketiga tokoh tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan masing-masing.

Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, kolaborasi antara warga dan aparat menjadi fondasi penting dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan masa depan daerah yang lebih baik.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *