EMPAT LAWANG – Asap tebal membumbung ke udara saat ratusan kilogram ganja dimusnahkan dalam sebuah kegiatan resmi yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho bersama Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad.
Pemusnahan barang bukti seberat 200 kilogram itu menjadi simbol kuat komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Empat Lawang yang beberapa waktu terakhir menjadi sorotan setelah terungkapnya ladang ganja seluas 20 hektar.
Kegiatan pemusnahan berlangsung dengan pengamanan ketat dan disaksikan Wakil Bupati Ketua DPRD,Sekda,Kapolres,Dandim,Kejari,Ditrees Narkoba Sumsel,serta jajaran Forkopimda.
Barang bukti ganja yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan besar yang dilakukan jajaran Polres Empat Lawang bersama tim gabungan kepolisian.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memberikan apresiasi tinggi kepada anggota kepolisian yang berhasil mengungkap ladang ganja tersebut.

Menurutnya, pengungkapan itu bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum, melainkan juga bentuk penyelamatan masa depan generasi muda Indonesia.
“Sudah berapa juta jiwa anak bangsa yang terselamatkan akibat pengungkapan ladang ganja ini. Saya mengapresiasi seluruh anggota yang berperan dalam pengungkapan kasus besar di Empat Lawang,” ujar Kapolda dalam pidatonya.
Pengungkapan ladang ganja seluas 20 hektar itu disebut sebagai salah satu pencapaian terbesar Polres Empat Lawang dalam upaya pemberantasan narkoba.
Lokasi ladang yang berada di kawasan perbukitan dan sulit dijangkau menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkotika masih terus mencoba memanfaatkan wilayah terpencil untuk menjalankan aktivitas ilegal mereka.
Namun demikian, aparat kepolisian berhasil melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya menemukan area perkebunan ganja yang tersebar di beberapa titik.
Penemuan tersebut langsung mendapat perhatian dari Polda Sumsel karena dinilai memiliki dampak besar terhadap upaya memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan.
Bupati Empat Lawang yang turut hadir dalam kegiatan pemusnahan menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas kepolisian.
“Ia menilai keberhasilan pengungkapan ladang ganja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan berjalan dengan baik.
Menurutnya, pemerintah daerah juga akan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas narkotika, baik sebagai pengguna maupun pelaku peredaran.
Selain itu, perhatian terhadap pembangunan ekonomi masyarakat di daerah terpencil juga dinilai penting agar warga tidak mudah tergiur untuk terlibat dalam praktik ilegal.
Suasana pemusnahan barang bukti berlangsung serius namun penuh semangat. Sejumlah aparat tampak berjaga di sekitar lokasi, sementara proses pembakaran barang bukti dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh ganja benar-benar dimusnahkan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pesan tegas bahwa perang terhadap narkoba masih menjadi prioritas aparat penegak hukum. Kapolda Sumsel menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkotika yang mencoba merusak masa depan bangsa.
Pengungkapan ladang ganja di Empat Lawang kini menjadi perhatian luas masyarakat Sumatera Selatan.
Banyak pihak berharap keberhasilan itu dapat menjadi awal dari semakin masifnya pemberantasan narkoba hingga ke akar-akarnya, demi melindungi generasi muda dari ancaman barang haram yang merusak kehidupan sosial dan masa depan bangsa.
**










