Empat Lawang | Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai bagian dari penguatan tata kelola pembangunan daerah berbasis data.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Dalam pidatonya, Sekda menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda teknis BPS, melainkan agenda resmi Pemerintah Daerah yang telah dipersiapkan sejak jauh hari bersama jajaran terkait.
“Yang mengadakan ini Pak Bupati, bukan BPS semata. Artinya ini agenda pemerintah daerah,” tegas Sekda di hadapan peserta kegiatan.
Ia menjelaskan, persiapan pelaksanaan sosialisasi telah dibahas bersama Kepala BPS Kabupaten Empat Lawang sejak satu bulan sebelumnya untuk menentukan waktu dan momentum yang tepat.
Namun, pada hari pelaksanaan, Bupati Empat Lawang tidak dapat hadir secara langsung karena menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lahat dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Lahat ke-157.
Meski demikian, Sekda menegaskan bahwa semangat dan perhatian kepala daerah tetap hadir melalui mandat yang diberikan kepada dirinya dan jajaran pemerintah daerah untuk memastikan kegiatan berjalan khidmat dan penuh makna.
“Atas nama pimpinan daerah, kami menyampaikan rasa hormat dan permohonan maaf atas ketidakhadiran beliau. Namun semangat beliau tetap bersama kita dalam agenda ini,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri dalam kegiatan itu di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang Fauzan Khoiri, AP., MM, Asisten III Pemkab Empat Lawang Suharlan, Staf Ahli Bupati Ashari dan Arjan, Kabag Ops Polres Empat Lawang Nusirwan, Perwira Penghubung Empat Lawang Mayor Inf Sudarno, Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang Siswo Pranoto serta Kepala BPS Kabupaten Empat Lawang Ir. Lastiarso, MM.
“Walaupun tinggal beberapa bulan lagi memasuki masa purna tugas, semangat beliau luar biasa untuk terus memberikan yang terbaik bagi institusi dan masyarakat Empat Lawang,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga memperkenalkan Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai staf khusus bupati.
Sensus ekonom 2026 “ Menakar Ulang Kekuatan Ekonomi Indonesia”
Ia menjelaskan bahwa tim tersebut terdiri dari sejumlah tokoh dan profesional yang diberikan mandat langsung oleh kepala daerah untuk membantu percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis.
Beberapa nama yang diperkenalkan di antaranya Insinyur Haji Suharli sebagai ketua tim, Al-Hadidi Denin sebagai sekretaris, serta Insinyur Haji Dadang Munandar yang kembali dipercaya mendampingi pemerintah daerah dalam kapasitas staf khusus.
Menurut Sekda, keberadaan tim percepatan pembangunan menjadi bagian penting dalam mendukung visi pemerintah daerah, terutama dalam menyusun langkah-langkah strategis pembangunan dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Tim ini adalah orang-orang yang diberikan mandat langsung oleh kepala daerah. Mereka berasal dari luar birokrasi tetapi memiliki pengalaman dan kapasitas untuk membantu percepatan pembangunan,” jelasnya.
Ia juga menyebut pemerintah daerah masih mempelajari aspek formal terkait pengukuhan dan pelantikan staf khusus agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh peserta kegiatan untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi dan forum konsultasi publik sebagai instrumen penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Menurutnya, data statistik yang akurat akan menjadi fondasi utama pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan ekonomi, pelayanan publik, hingga program pembangunan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, BPS, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis data di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
**












