Dua Kader Golkar Bersaing di Pilkada Musi Rawas 2024

DPD Partai Golkar Musirawas, saat memberikan keterangan pers. Foto: dok/ist

Musi Rawas, InteraksiMassa.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Rawas tahun 2024 menyajikan persaingan yang unik dan sengit.

Dua kader Partai Golkar, Firdaus Cik Ola dan Hj Ratna Machmud, kini berlomba untuk mendapatkan dukungan sebagai kandidat resmi partai.

Firdaus, yang menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Mura dan Wakil Ketua DPRD Mura, serta Ratna, Bupati Mura yang masih menjabat, keduanya berkomitmen untuk memenangkan hati rakyat.

“Kami berdua telah diberi tugas oleh partai untuk melakukan sosialisasi dan memastikan bahwa Golkar siap bertarung dalam Pilkada Musi Rawas 2024,” ujar Firdaus Cik Ola dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA: Pejabat BPN Sumsel Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Penerbitan Izin Kebun di Musi Rawas

DPP dan DPD Golkar Mura telah memberikan rekomendasi kepada kedua nama tersebut, sehingga proses penjaringan umum untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas tidak dibuka lagi.

Setelah tahap sosialisasi, DPP Partai Golkar akan melanjutkan dengan mekanisme internal untuk menentukan siapa yang akan diusung.

“Partai memiliki cara tersendiri dalam menilai dan memutuskan kandidat. Penilaian ini akan berfokus pada popularitas dan elektabilitas masing-masing kandidat,” tambah Firdaus.

Sementara itu, DPD Partai Golkar Mura sedang melakukan survei untuk mengukur popularitas dan elektabilitas kedua bakal calon.

BACA JUGA: Musi Rawas MANTAB! Merayakan 81 Tahun Kemajuan, Mandiri dan Bermartabat

Rosalia, Ketua Tim Pemenangan DPD Partai Golkar Mura, menyatakan bahwa survei ini penting untuk memahami keinginan masyarakat terhadap calon pemimpin mereka.

“Hasil survei belum dirilis, namun tren yang kami lihat dari Pileg 2024 menunjukkan bahwa masyarakat Mura menginginkan pemimpin yang berasal dari kalangan mereka sendiri,” ungkap Rosalia.

Menurut Rosalia, Firdaus Cik Ola dianggap sebagai kandidat yang memenuhi kriteria tersebut, dengan latar belakang karir yang dimulai dari rakyat biasa, naik pangkat menjadi Kepala Desa, lalu Ketua DPD Golkar Mura, dan kini sebagai Wakil Ketua DPRD Mura.

“Partai Golkar Musi Rawas tetap solid dan bersatu, meskipun ada dua kader yang bersaing. Keputusan akhir akan bergantung pada hasil survei dan kebijakan DPP,” tutup Rosalia. (*/red)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *