Bupati Panca Wijaya Akbar Saksikan Langsung Pemusnahan Barang Bukti Narkoba: “Ini Bentuk Tanggung Jawab Bersama Pemerintah dan Masyarakat Ogan Ilir”

Interaksimassa.com – Ogan Ilir | Dalam rangka menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pemberantasan peredaran gelap narkotika, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ogan Ilir dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Ogan Ilir, Agusniarti, S.T., M.Kes., melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Rabu.(20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Ogan Ilir ini menjadi simbol nyata sinergi antara unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, serta instansi terkait dalam memerangi ancaman narkoba yang dapat merusak generasi muda.

*Barang Bukti Dimusnahkan dengan Prosedur Hukum, Total 4,2 Kg Senilai Rp. 5,4 Miliar*

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 4,2 kilogram barang bukti narkotika dimusnahkan menggunakan metode blender dan dicampur dengan pembersih kuat, sesuai prosedur hukum yang berlaku. Estimasi nilai dari barang bukti yang dimusnahkan mencapai Rp. 5,4 miliar.

Proses pemusnahan disaksikan langsung oleh seluruh unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Ogan Ilir, Kejaksaan Negeri, BNN, serta tamu undangan lainnya, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas atas tindakan penegakan hukum di bidang narkotika.

*Bupati Ogan Ilir: “Negara Hadir, Tidak Beri Ruang bagi Pelaku Narkoba”*

Dalam sambutannya, Bupati Panca Wijaya Akbar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sepenuhnya mendukung langkah-langkah tegas yang diambil oleh aparat penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan terus bersinergi dengan Forkopimda, kepolisian, dan BNN dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika demi menyelamatkan masa depan generasi muda,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba melalui peningkatan kepedulian, pengawasan, serta edukasi terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pesan kuat kepada masyarakat bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di Kabupaten Ogan Ilir,” tambahnya.

*Kapolres Ogan Ilir: “Ini Bentuk Nyata Komitmen Kami Terhadap Keamanan dan Kesehatan Masyarakat”*

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menyatakan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian integral dari strategi operasional Polri dalam menekan angka kejahatan narkotika di wilayahnya.

“Kami tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga pada penghancuran rantai pasokan narkoba. Dengan memusnahkan barang bukti secara legal dan terbuka, kami ingin menunjukkan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelaku narkoba di Ogan Ilir,” kata Kapolres.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Ogan Ilir dan seluruh instansi terkait, serta mengajak masyarakat untuk turut melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba melalui saluran resmi yang tersedia.

*Hadir Dalam Acara Para Pejabat Eselon II & III Kabupaten Ogan Ilir*

Acara pemusnahan barang bukti narkotika ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, antara lain:

– Kepala BNN Ogan Ilir: Agusniarti, S.T., M.Kes.
– Kepala Satpol PP: Rositawati, A.P., M.Si.
– Kepala Dinas Perhubungan: Edi Hapandi, SE., M.Si.
– Kepala Dinas Kesehatan: drg. Suryadi Muchzal, M.Kes.
– Kepala Dinas Sosial: H. Heriyanto, SKM., M.Si., MH., CGCAE.

Keberadaan para pejabat ini menunjukkan keseriusan dan koordinasi lintas sektor dalam menangani isu narkoba secara holistik, mulai dari aspek hukum, kesehatan, sosial, hingga pendidikan publik.

*Edukasi dan Pencegahan Harus Terus Digalakkan*

Selain aksi represif seperti pemusnahan barang bukti, Pemkab Ogan Ilir juga menekankan pentingnya pendekatan preventif. Melalui program edukasi di sekolah-sekolah, kampanye media massa, serta pelatihan bagi tokoh agama dan pemuda, pemerintah berupaya membangun kesadaran kolektif akan bahaya narkoba sejak dini.

“Narkoba bukan sekadar masalah hukum, tapi juga krisis moral dan kesehatan. Kita harus bergerak bersama—pemerintah, masyarakat, keluarga, dan individu—untuk menciptakan generasi bebas narkoba,” pungkas Bupati Panca Wijaya Akbar.

*Langkah Konkret Menuju Ogan Ilir Bebas Narkoba*

Dengan dilaksanakannya pemusnahan barang bukti narkotika senilai Rp. 5,4 miliar ini, Kabupaten Ogan Ilir kembali membuktikan komitmennya dalam mewujudkan wilayah yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam perjuangan panjang ini.

Mari bersama-sama jaga generasi muda, ciptakan lingkungan bersih, dan dukung setiap langkah nyata dalam perang melawan narkoba.(12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *