Buruh,Tukang Becak,dan Sopir Bangkalan Siap ke Jakarta Bela Program Prabowo,Anak Kami Butuh MBG

Foto ist

BANGKALAN – Ratusan warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang tergabung dalam Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), berencana berangkat ke Jakarta pada 27 Agustus 2026. Mereka akan mengikuti aksi damai untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Koordinator massa, Ali, mengatakan peserta yang akan berangkat berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Di antaranya tukang becak, buruh, kuli, pekerja harian, sopir, sales, hingga masyarakat umum.

Menurut Ali, keberangkatan tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai memberikan manfaat secara langsung. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ali menilai MBG memberikan manfaat bagi keluarga, khususnya anak-anak yang menjadi penerima program. Selain memperoleh makanan bergizi di sekolah, program tersebut dinilai dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga sehingga sebagian uang saku anak dapat disimpan atau digunakan untuk kebutuhan lain.

Candaan Prabowo kepada Kepala BGN Sudaryono: Rambut Bertambah Putih karena Tanggung Jawab Program MBG

BGN Bangun 144 Dapur MBG Prioritaskan Wilayah 3T dan Stunting Tinggi,Mulai Beroperasi Pekan Depan

“Anak-anak kami butuh MBG,” menjadi salah satu alasan yang disampaikan Ali terkait dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan menyusul adanya aksi mahasiswa pada 18 Agustus 2026 yang antara lain menyuarakan evaluasi terhadap program MBG. Ali menegaskan pihaknya tidak menginginkan program tersebut dihentikan. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaannya.

Menurut dia, pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap dapur-dapur penyedia MBG yang dinilai belum menjalankan program secara optimal. Perbaikan tata kelola dianggap lebih tepat dibandingkan menghentikan program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami mendukung perbaikan tata kelola agar program ini berjalan semakin baik,” ujarnya.

Untuk aksi yang rencananya berlangsung pada 27 Agustus, RMP4 menyatakan telah menyiapkan sekitar 500 tiket keberangkatan bagi massa dari Bangkalan. Mereka akan menuju Jakarta dan mengikuti aksi secara damai dengan membawa aspirasi mengenai keberlanjutan program-program pemerintah.

Ali berharap kehadiran masyarakat Bangkalan dapat menjadi bagian dari penyampaian aspirasi secara tertib sekaligus menunjukkan bahwa terdapat kelompok masyarakat yang menginginkan program prioritas pemerintah tetap berjalan.

Dukungan terhadap MBG, menurutnya, tidak berarti mengabaikan persoalan yang muncul dalam pelaksanaan. Evaluasi dan pengawasan tetap diperlukan agar kualitas makanan, distribusi, serta pengelolaan anggaran dapat berjalan sesuai tujuan.

Rencana keberangkatan massa Bangkalan tersebut menambah dinamika menjelang aksi 27 Agustus di Jakarta. Pemerintah diharapkan dapat menyerap berbagai aspirasi masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi program MBG, sebagai bahan perbaikan kebijakan.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *