JEPANG – Laga perdana di nomor perorangan ajang kompetisi Badminton Asia Junior Championship (BAJC) 2026 berlangsung sengit dan tajam kemarin Rabu (1/7/2026).
Tepat di hari lahir Bhayangkara POLRI ke-80 2026 ini, satu-satunya sektor tunggal putri muda Indonesia bernama Mayla F. Afilian Pratiwi sukses melaju ke laga 32 besar.
Di laga sengit dan tajam laga 64 besar kemarin, Mayla sapaan akrabnya sukses menumbangkan unggulan pertama dari Negeri Ginseng (Korea) Seol A In secara extra keras.
Perjuangan keras dan butuh extra tajam serta memakan waktu yang tembus 1 (satu) jam-an lebih ini menguras tenaga fisik bagi ke-2 tunggal putri muda di masing-masing andalan Negaranya ini.
Di set pertama Mayla sukses merebut poin kemenangan dengan meraih skor tipis 22-20.
Lalu berlanjut ke set ke-2, Mayla mutlak mengakui keunggulan lawan dengan merelakan set ke-2 ini lari ketangan tunggal putri muda Korea 17-21.
Kemudian laga semakin panas dan sengit di set penentu (set ke-3).
Di laga set penentu (3) ini, kejar mengejar poin terus terjadi.
BACA JUGA
Penyegaran Komposisi Pemain Badminton, Ester Beralih Ganda Partner Lanny
HENDRA/AHSAN, Legenda Badminton INDONESIA Peraih Juara Dunia Tertua
Smash-smash keras, tajam dan menghujam terus dilancarkan oleh tunggal putri muda Indonesia ini.
Sehingga saat kedudukan match poin (skor 20) diraih Mayla, akhirnya melalui smash keras dan tajam dihempaskan ke sisi kiri lapangan tidak bisa dikembalikan dengan sempurna oleh tunggal putri muda Korea ini sehingga skor kemenangan di set penentu (3) menjadi milik tunggal putri Indonesia.
Melalui hasil torehan manis ini, mengantarkan langkah tunggal putri muda Indonesia ini berhasil melaju ke laga 32 (tiga puluh dua) besar di ajang BAJC 2026 ini.
“Alhamdulillah bang, patut bangga kita atas capaian berhasil diraih oleh tunggal putri muda junior Indonesia kita satu ini bang,” ujar Jekcson anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu pada media online nasional interaksimassa.com pagi ini, Kamis (2/7/2026).
Ditambahkan Jekcson, teruslah semangat dan terus berlatih keras kembali sehingga laga-laga selanjutnya masih perlu banyak meningkatkan performanya terkhusus di saat set penentu (set ke-3).
“Apa lagi jika laga hingga tembus rubber (tiga set), butuh extra keras dan fokus baik fisik dan juga mental, maka dari itu teruslah berjuang dan berlatih keras untuk adik-adik junior muda badminton Indonesia kita,” demikian disampaikan Jekcson dengan penuh semangat merah putihnya ini.*












