Sejak Thomas Cup 2016, Jonathan dan Ginting Perkuat Tim INDONESIA

Foto ist

DENMARK – Sejak tahun 2016, ke-2 tunggal putra Indonesia Jonathan Christie dan juga Anthony Sinisuka Ginting telah memperkuat tim Thomas Cup Indonesia di ajang kompetisi badminton beregu dua tahunan ini.

Baik Jonathan Christie dan juga Anthony Sinisuka Ginting dari berbagai referensi informasi yang berhasil dihimpun kontributor interaksimassa.com, memiliki keunikan dan prestasi yang cukup cemerlang.

Jonathan biasa disapa akrab Jojo ini pernah juga di posisi tunggal ke-2, tunggal ke-3 dan untuk kompetisi Thomas Cup 2026 ini, dirinya dipercaya tim Thomas Cup Indonesia sebagai tunggal pertama.

“Perjalanan kami khususnya saya dan Ginting itu telah sejak tahun 2016.

10 tahun lalu itu kami masih muda-muda dan enerjik ya.

Siapa dibilang lagi onfire alias lagi naik daunnya prestasi kita saat itu.

Puji Tuhan Yesus, semua ini berkat motivasi, arahan dan semangat merah putih membara di jiwa dan raga dari motivasi pelatih dan tim Indonesia,” ujar Jojo sapaan akrabnya dilansir dari berbagai referensi badminton lovers tanah air siang ini, Jum’at (24/4/2026).

Untuk publik ketahui, Jonathan Christie prestasi gemilangnya terlihat sejak ia pertama kali ikut serta dalam ajang kompetisi Asian Games (Kejuaraan Pesta Olahraga se-Asia) tahun 2018 dikala itu sebagai tuan rumah Indonesia (Jakarta – Palembang).

BACA JUGA

Ubed Tim Indonesia Termuda di Ajang THOMAS CUP 2026

Pernah Gagal SELEKNAS PBSI, Rizky Hidayat Bela AUSTRALIA Piala Thomas 2026

Saat itu, Jojo berhasil mempersembahkan gelar juaranya (sukses meraih medali emas untuk Indonesia), sedangkan Anthony Sinisuka Ginting di saat itu langkahnya terhenti di semifinal dan berhak atas medali perunggu (posisi ke-3 atau semifinalis).

“Bagi kami ini semua berkat kepercayaan tim bersama pelatih, tentunya amanah tugas bersama wajib kita pikul sama-sama.

Puji Tuhan Yesus, saya masih diberi amanah sebagai tunggal ke-4.

Semoga Tuhan Yesus memberkati perjalanan tim Thomas Indonesia kita di ajang kompetisi bergengsi Kejuaraan Piala Thomas Cup 2026 di Negeri Denmark ini,” ungkap Ginting dengan penuh semangat dan rasa syukurnya.

Untuk publik ketahui juga, Anthony Sinisuka Ginting sukses sebagai tunggal pertama dan berhasil menyumbangkan poin kemenangan saat tim Thomas Indonesia berhasil menumbangkan tim Thomas China secara telak dan dramatis 3-0 pada kompetisi laga final kejuaraan Piala Thomas Cup tahun 2020/2021 di Tiongkok (China).

Di tahun 2020 itu juga, Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih medali perunggu (posisi ke-3 semifinalis) di ajang kompetisi Olympiade Dunia tahun 2020 di Tokyo Jepang.

“Viktor Axelsen Denmark hari ini telah mengumumkan resmi ke publik bahwa dirinya telah pensiun merupakan rival utama saya saat di laga semifinal Olympiade Dunia 2020 di China/Tiongkok.

Sehingga saya belum mampu melaju ke final lantaran kalah oleh Axelsen Denmark dan akhirnya saya Puji Tuhan Yesus sukses memenangkan pertandingan saat lerebu medali perunggu melawan rival dari Negara Guatemala Kovin Cordon,” kata Ginting dengan penuh semangatnya.

Selamat berjuang tim Thomas Indonesia!!!
Selamat berkompetisi dan berjibaku wahai atlit-atlit badminton Indonesia di ajang kompetisi bergengsi Kejuaraan Piala Thomas Cup 2026 di Negeri Denmark ini!!!
Bravo Badminton Indonesia!!!
Bravo atlit badminton Indonesia semoga sukses dan berhasil memboyong kembali Piala Thomas 2026 ke pangkuan Ibu Pertiwi!!!

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *