DENMARK – Ajang kompetisi bergengsi Kejuaraan Piala Uber Cup 2026 ini akhirnya berakhir sudah bagi tim Uber Indonesia dikomandoi sang kapten Putri Kusuma Wardani (PKW).
Berlangsung sengit dan tajam laga semifinal tadi malam, walau Indonesia sempat mengejar ketertinggalannya lewat kejutan super dari tunggal putri ke-2 Thalita Wiryawan sukses menumbangkan tunggal ke-2 Korea Sim Yu Jin secara straight game (dua set) 21-19 dan 21-19.
Namun, kesuksesan Thalita Wiryawan berparas cantik, manis, muda dan enerjik ini tidak mampu di ikuti oleh ganda putri ke-2 Indonesia di laga partai ke-4.
Laga partai ke-4, Indonesia menurunkan squadnya Rachael Rose berpartner dengan Febi Setianingrum.
Rachael/Rose belum mampu menyumbangkan poin karena mutlak mengakui keunggulan ganda ke-2 Korea Kong Je Young/Kong Nea Un tumbang secara straight game (dua set) 16-21 dan 18-21.
Hasil ini memastikan bagi tim Uber Korea diperkuat oleh sang pemilik ranking 1 dunia An Se-Young dan kawan-kawan (dkk) melaju ke laga pamungkas (final).
“Atlit badminton tim Uber Indonesia kita yang dikomandoi oleh Polwan cantik Putri Kusuma Wardani (PKW) menurut kami telah berjuang secara maksimal sampai titik darah penghabisan bang,”ungkap Restu pecinta badminton Indonesia.
Semua upaya dan ikhtiar telah dikerahkan semua baik dari segi mental, psikologis dan strategi atau takhtik dari pelatih dan hal lainnya.
“Apapun hasilnya, tim Uber Indonesia kita telah maksimal dalam berjuang dan berkompetisi di ajang Uber Cup 2026 ini bang,” tambah Restu anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Daerah Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan pada media online nasional interaksimassa.com pagi ini, Minggu (3/5/2026).
BACA JUGA
THOMAS CUP 2026, Sejarah Pahit Bagi INDONESIA
Sukses Bungkam Tuan Rumah, Tim UBER INDONESIA Melaju SEMIFINAL
Restu juga aktivis Pemuda Muhammadiyah (PM) di Provinsi Sumatera Selatan ini menilai, Korea merupakan lawan tangguh dan super unik.
Komposisi pemain sektor Uber (putri) Korea tak lepas dari peran utama squadnya dihuni oleh ranking 1 dunia saat ini An Se-Young.
Kemudian di sektor ganda putrinya ada Baek Ha Na/Lee So Hie pemilik rangking ke-3 dunia saat ini khusus sektor ganda putri, kemudian di sektor ganda ke-2 nya juga hebat Kong Je Young/Kong Nea Un juga merupakan mantan pemilik rangking ke-2 dunia.
“Jadi, wajar saja jika tim putri (Uber) Indonesia kita belum mampu mempersembahkan poin kemenangan untuk bisa melaju ke laga selanjutnya (final),”ungkap Restu
Lolos ke laga semifinal saja dengan menyandang status juara group di laga penyisihan group itu saja sudah syukur Alhamdulillah bang.
Jika berkaca dari tim Uber di Negara lainnya, tim Uber Indonesia kita telah lumayan bagus tembus laga semifinal.
“Kembali lagi ya itu tadi, kedepan mutlak ada evaluasi menyeluruh dan jam terbang latihan rutin dan lainnya harus ada gebrakan atau terobosan dan juga langkah diambil oleh PBSI dan KEMENPORA RI agar kedepan tim putri Indonesia kita mampu bersaing secara lebih intensif lagi dalam menghadapi sang juara-juara hebat tim Uber ini baik dari Negeri Korea dan juga China pemilik ratu badminton Piala Uber ini bang,” demikian disampaikan Restu dengan semua analisa motivasinya ini.*












