Jakarta, InteraksiMassa.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi menghadiri kegiatan Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2023.
Acara ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, bertempat di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi memberikan apresiasi serta terima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pelaksanaan tugas pemeriksaan keuangan negara dan peningkatan profesionalisme dalam fungsi pemeriksaan.
“Selamat kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah atas predikat WTP dalam laporan keuangan tahun ini. WTP bukan prestasi tetapi kewajiban kita semuanya, kewajiban menggunakan APBN secara baik. Ini uang rakyat, ini uang negara, kita harus merasa bahwa setiap tahun ini pasti di audit, pasti diperiksa,” ujar Jokowi.
BACA JUGA: Siap-siap! Pemprov Sumsel Bakal Gelar Lomba Masak Serba Ikan
Presiden juga menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi gejolak geopolitik, perang dagang, dan perubahan iklim yang semakin nyata.
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan hanya 3,2 persen tahun ini dengan beberapa kawasan mengalami krisis ekonomi.
“Alhamdulillah, ekonomi dan politik Indonesia sangat stabil. Ekonomi tetap tumbuh di atas 5 persen, dengan inflasi terjaga. Ini berkat kerja keras Bank Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri yang selalu menjaga inflasi di setiap daerah. Pelaksanaan Pemilu yang berjalan baik juga menjadi modal dasar kita dalam membangun negara ini,” tambahnya.
Jokowi berharap pemerintah daerah mampu memanfaatkan peluang yang ada dan menyeimbangkan antara akuntabilitas dan fleksibilitas. Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan reformasi struktural, sinkronisasi regulasi, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
BACA JUGA: Waduh! 4 Aset Milik Pemprov Sumsel Diduga Diserobot Pihak Lain
Kepala BPK RI, Isma Yatun dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pertanggungjawaban APBN 2023 memperoleh opini WTP, berkat sinergitas antar pemangku kepentingan yang membawa kondisi ekonomi Indonesia lebih baik dibandingkan negara lain.
“Kami haturkan terima kasih kepada Presiden beserta jajaran pemerintahan yang telah berkomitmen menguatkan fondasi akuntabilitas dalam mengelola tata kelola keuangan negara selama 10 tahun terakhir,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi saat dibincangi menyampaikan tekad Pemprov Sumsel untuk terus meningkatkan pelayanan publik.
“Pelayanan dengan birokrasi tidak boleh lagi dihambat, ini berkaitan dengan reformasi terhadap birokrasi. Pelayanan jangan diganti dengan sesuatu yang menghambat lagi,” ungkap Elen singkat. (*/rls)












