Jamaah Haji Lahat Tiba di Asrama Haji Palembang, Siap Terbang ke Madinah!

JAMAAH HAJI : Ketua kloter jamaah haji dari kabupaten Lahat Han Han Yustian menyambut kehadiran jamaah haji dari Lahat di asrama haji Palembang, Rabu pagi (22/4/2026)

Palembang – Proses pemberangkatan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi terus berjalan.

Sebanyak 275 calon jamaah haji asal Kabupaten Lahat resmi diterima di Embarkasi Asrama Haji Palembang pada Rabu pagi (22/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kedatangan rombongan ini menjadi bagian dari Kloter 2 Palembang (PLM), yang selanjutnya akan menjalani masa karantina sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Ratusan jamaah tersebut tiba dengan menggunakan tujuh unit bus dari Lahat menuju Kota Palembang.

Setibanya di Asrama Haji, para jamaah langsung menjalani proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian akomodasi sebagai bagian dari prosedur standar sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Dalam kloter ini, jamaah asal Lahat tidak sendiri. Mereka bergabung dengan jamaah dari kelompok Albisri dan Subulussalam yang berjumlah 163 orang, serta didampingi oleh empat orang petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Dengan demikian, total kekuatan kloter ini mencapai lebih dari 400 orang, yang terdiri dari jamaah dan petugas pendamping.

Kloter 2 PLM dipimpin oleh Ketua Kloter, Han Han Yustian, dengan pembimbing ibadah Sutrisno Hadi.

Keduanya memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran perjalanan serta pembinaan ibadah jamaah selama berada di Tanah Suci.

Kehadiran pembimbing ibadah menjadi krusial untuk membantu jamaah memahami rangkaian pelaksanaan haji sesuai tuntunan syariat.

Ketua kloter jamaah dari Lahat, Han Han Yustian menyampaikan bahwa seluruh peserta dalam kondisi sehat dan siap menjalani rangkaian ibadah haji.

Persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga kelengkapan dokumen perjalanan.

“Alhamdulillah, jamaah kita dalam kondisi baik dan siap berangkat. Harapannya seluruh proses berjalan lancar dan para jamaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk,”ujarnya.

Setelah diterima di Embarkasi Palembang, para jamaah akan menjalani masa karantina selama satu malam di Asrama Haji.

BACA JUGA

LAHAT : Paradigma Pemikiran Antara Substantif dan Normatif

Keberangkatan Haji Dimulai 22 April 2026 , Ini Skema yang Disiapkan Pemerintah

Masa ini digunakan untuk memastikan kesiapan akhir sebelum keberangkatan, termasuk pengecekan kesehatan lanjutan, pembagian gelang identitas, serta pengarahan teknis perjalanan.

Keesokan harinya, jamaah dijadwalkan akan diberangkatkan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Airport menuju Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport di Madinah, Arab Saudi.

Penerbangan ini menjadi langkah awal perjalanan spiritual menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Pihak PPIH Embarkasi Palembang memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar operasional. Mulai dari penerimaan jamaah, akomodasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan disiapkan secara optimal demi kenyamanan jamaah.

Selain itu, petugas juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik, mengingat perjalanan panjang yang akan ditempuh serta perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi.

Disiplin dalam mengikuti arahan petugas menjadi kunci utama kelancaran perjalanan.

Pemberangkatan jamaah haji tahun ini juga menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan, setelah berbagai persiapan panjang yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait.

Antusiasme keluarga yang mengantar jamaah ke titik keberangkatan terlihat jelas, dengan harapan para jamaah dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Secara keseluruhan, keberangkatan Kloter 2 PLM ini menunjukkan kesiapan sistem penyelenggaraan haji di Embarkasi Palembang.

Koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta petugas lapangan berjalan dengan baik demi memastikan setiap jamaah mendapatkan pelayanan terbaik.

Dengan semangat dan doa yang mengiringi, ratusan jamaah asal Lahat kini selangkah lebih dekat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Perjalanan ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh makna bagi setiap individu yang terlibat.

“Kami mengharapkan dukungan doa, dari keluarga jamaah haji beserta masyarakat Sumsel serta Lahat khususnya, agar jamaah haji keadaan sehat dan mampu melaksanakan ibadah haji 1447 H ini,”harap Han Han.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *