EMPAT LAWANG – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Talang Nikat, Dusun Sawah, Kecamatan Muarapinang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Selasa (28/7/2026) pagi.
Musibah yang terjadi sekitar pukul 10.10 WIB itu menghanguskan dua unit rumah dan merusak berat dua rumah lainnya dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Warga pun berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, rumah yang ludes terbakar merupakan milik Reki yang dihuni satu kepala keluarga (KK) dengan empat jiwa serta rumah milik Nun yang dihuni satu KK berjumlah tiga jiwa.
Sementara itu, dua rumah lainnya yang mengalami kerusakan berat adalah milik Mawan yang dihuni satu KK dengan empat jiwa dan rumah milik Hawa yang dihuni satu KK dengan satu jiwa. Meski tidak seluruh bangunan hangus, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah sehingga membutuhkan perbaikan menyeluruh.
Petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.12 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, personel Pos Damkar Zona III Muarapinang langsung diberangkatkan menuju lokasi kebakaran dan tiba sekitar pukul 10.37 WIB.
Dalam proses penanganan, personel dari Pos Damkar Zona II Pendopo turut diterjunkan untuk membantu mempercepat upaya pengamanan lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna mengantisipasi meluasnya kobaran api ke rumah-rumah warga lainnya.
Saat petugas tiba di lokasi, api diketahui telah berhasil dipadamkan oleh masyarakat melalui aksi gotong royong. Meski demikian, petugas tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Fajar Bayu Dewanto, SE., MM., membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh personel bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara maksimal.
Bupati Joncik Muhammad Tinjau Lokasi Kebakaran di Talang Benteng, Salurkan Bantuan kepada Korban
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat berwenang guna memastikan sumber api secara akurat.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Meski demikian, kerugian material yang dialami para korban tergolong besar karena sebagian besar bangunan beserta harta benda di dalamnya hangus terbakar atau mengalami kerusakan berat.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar para korban dapat terpenuhi.
Bantuan berupa kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, hingga dukungan pemulihan pascabencana dinilai penting agar para korban dapat segera bangkit dari musibah.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.
Pemeriksaan rutin terhadap jaringan listrik rumah, penggunaan perangkat elektronik sesuai standar keselamatan, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman.
**












