Prabowo dan PM India Narendra Modi Sepakati 15 Kerja Sama Strategis, Perkuat Kemitraan Indonesia–India

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyepakati 15 kerja sama strategis di berbagai sektor dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam kunjungan kenegaraan PM Modi ke Indonesia sekaligus memperkuat hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama beberapa dekade.

Dalam pernyataan bersama usai pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa berbagai kesepakatan yang dicapai mencerminkan eratnya hubungan historis, budaya, dan peradaban antara Indonesia dan India.

Menurutnya, kerja sama yang dibangun tidak hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi, tetapi juga mencakup sektor strategis yang mendukung pembangunan jangka panjang kedua negara.

“Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan ikatan peradaban yang telah lama terjalin antara Indonesia dan India,” ujar Prabowo.

Berikut 15 kerja sama yang disepakati kedua negara:

  1. Perpanjangan Nota Kesepahaman tentang kerja sama keselamatan dan keamanan maritim.
  2. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang penanggulangan bencana.
  3. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang mineral dan teknologi untuk rantai pasok industri baja.
  4. Pengaturan pelaksanaan mengenai kolaborasi tenaga kerja kesehatan.
  5. Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent) untuk konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan di Indonesia.
  6. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang telekomunikasi, teknologi, dan layanan.
  7. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang regulasi produk medis.
  8. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang pertanian.
  9. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang pengelolaan dan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilihan umum.
  10. Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang riset, teknologi, dan inovasi.
  11. Penandatanganan kontrak sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan RI.
  12. Perjanjian kerja sama rudal udara-ke-udara antara Bharat Dynamics Limited dan Republikorp.
  13. Nota Kesepahaman antara Non-Ferrous Materials Technology Development Centre, Midwest LTDs, dan PT Perusahaan Mineral Nasional.
  14. Pembentukan usaha patungan strategis antara Steel Authority of India Limited dan PT Krakatau Steel.
  15. Nota Kesepahaman antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelligensi Grahatama.

Presiden juga menilai kunjungan Narendra Modi menjadi momentum penting dalam memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif yang selama ini telah dibangun kedua negara.

Ia berharap implementasi seluruh kesepakatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun India.

Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India

Prabowo Tunjuk Danantara Jalankan Ekspor Listrik ke Singapura

“Kunjungan Perdana Menteri Modi kali ini menjadi tonggak bersejarah. Kunjungan ini merupakan cermin komitmen kedua negara untuk terus memajukan kemitraan strategis komprehensif melalui kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan,” kata Prabowo.

Pemerintah Indonesia berharap implementasi seluruh kesepakatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan industri nasional, serta stabilitas kawasan.

Dengan terjalinnya 15 kerja sama strategis tersebut, Indonesia dan India memasuki babak baru hubungan bilateral yang lebih komprehensif dan saling menguntungkan, sejalan dengan visi kedua negara dalam menghadapi tantangan global dan memperkuat posisi di kawasan Indo-Pasifik.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *