KOTA BENGKULU – Dalam rangka turut menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT KEMRI) ke-81 tahun 2026 ini.
Maka Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Ustadz Aditya Candra Utama,S.Kom.I (Sarjana Komunikasi Islam) biasa disapa akrab Bang Adit menyampaikan tema dan isi Tausyiah Agama di forum Keluarga Gumay Lahat Sumatera Selatan di Provinsi Bengkulu mengenai semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan sikap bela negara mengibarkan bendera merah putih dihalama rumah masing-masing.
Esensi dan makna kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 disampaikan oleh Ustadz Aditya atau biasa disapa akrab Bang Adit diforum keluarga Gumay Lahat diperantauan Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, merupakan rangkaian kegiatan keagamaan yang dikemas dalam bingkai ukhuwah persatuan sesama keluarga Gumay Lahat disetiap bulannya yang giliran dapat amanah tuan rumah penyelenggara dalam bentuk arisan keluarga Gumay.
“Pada kesempatan ini, karena momennya bertepatan dua agenda besar yakni dalam rangka memperingati jelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan juga dalam rangka memperingati PHBI Maulid Nabi Muhammad,SAW maka keluarga Gumay Lahat kami mengundang dan menghadirkan sosok Ustadz Muda berjiwa multitalen yaitu Ustadz Aditya Chandra,S.Kom.I atau biasa disapa akrab Bang Adit ini,” ujar Drs. H. Mirwan Effendi,M.Si Ketua Ikatan Keluarga Gumay Lahat Sumatera Selatan (IKGLSS) Provinsi Bengkulu pada media online nasional interaksimassa.com, Minggu (2/8/2026).
Ditambahkan Mirwan Effendi pernah menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) di Daerah Kabupaten Lebong era kepemimpinan Bupati Lebong Dr. E. Rosjonsyah,S.IP.,M.Si ini, melalui momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 maka Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Ustadz Aditya menghimbau pada semua pengurus dan anggota organisasi keluarga Gumay dipimpinnya ini, untuk bersemangat menggelorakan persatuan dan kesatuan bangsa.
BACA JUGA
Menag: Indeks Kerukunan Umat Beragama Capai Rekor Tertinggi pada Era Prabowo
Pertama, kibarkan merah putih bendera kebanggaan dan kebesaran bangsa Indonesia ini sejak 01 Agustus hingga 31 Agustus 2026
Kedua, sebagai wujud syukur atas jelang detik-detik 17 Agustus 2026 maka dihimbau untuk terus menyemarakkan rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 dilingkungan Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) masing-masing keluarga Gumay berupa rangkaian kegiatan perlombaan yang sifatnya mendidik dan mengedukasi warga dan anak-anak sekitar.
Ketiga, semangat persatuan dan kesatuan bangsa tumbuh dan lahir dimulai dari lingkungan terkecil RT/RW domisili, jika dari level terkecil telah solid dan kompak maka di level kejenjang berikutnya dipastikan semakin solid ukhuwah (persaudaraan) sesama anak bangsa Indonesia khususnya keluarga Gumay Lahat diperantauan Provinsi Bengkulu.
Keempat, momentum dalam rangka juga jelang memperingati PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh di bulan Agustus 2026 ini juga mari semakin cinta dan mengaplikasikan esensi akhlak Baginda Rasulullah SAW (Nabi Muhammad SAW) ke dalam esensi rumah tangga masing-masing keluarga Gumay.
Terakhir atau ke-lima, tebar ukhuwah kebaikan dengan kalangan manapun dan memegang prinsip ‘dimana bumi dipijak disitu langit kita junjung (bermakna dimana keluarga Gumay berpijak merantau maka disitulah ditanah rantau kita junjung baik esensi kebudayaan, adat istiadat dan toleransi ummat beragama).
“Demikian 5 (lima) poin penting yang bisa kami simpulkan atau kami tangkap dari penjelasan paparan singkat tausyiah agama berkombinasi dengan wawasan kebangsaan disampaikan Ustadz Muda Aditya ini,” ungkap Indrawan,ST tuan rumah penyelenggara kegiatan forum keluarga Gumay Lahat di Provinsi Bengkulu (Kota Bengkulu).*












