CHINA (TIONGKOK) – Menolak kalah, itulah tekad semangat merah putih ditunjukkan oleh tunggal putra senior Indonesia Non Pelatnas Jonathan Christie atau biasa disapa akrab ‘Jojo’.
Menghadapi laga sengit dan tajam, Jonathan alias Jojo di awal game pertama, nyaris kalah dengan menyerah di skor 12-21.
Namun, di set ke-2 Jojo mampu bangkit dan tampil lebih agresif.
Gempuran demi gempuran melalui smash-smash keras dan tajamnya banyak tidak mampu dikembalikan dengan sempurna oleh tunggal putra senior Singapore Loh Kean Yew ini.
Sukses merebut kemenangan dengan sangat mudah skor telak 21-6 membuat kepercayaan publik pecinta badminton lovers tanah air baru bisa lega.
Jantung publik pecinta badminton lovers tanah air dan bahkan publik Internasional seakan tidak percaya jika sang legendaris peraih medali emas Asian Games tahun 2018 di INDONESIA (JAKARTA – PALEMBANG) ini mampu bangkit dan sukses meraih set ke-2.
BACA JUGA
BWF WORLD CHAMPIONSHIPS, Badminton INDONESIA Menempati Ranking II Setelah CHINA
Berlanjut ke set penentu (set 3), Jojo terus mencoba menekan sejak awal laga baru beberapa menit berjalan.
Hal ini terbukti, di interval pertama set ke-3 ini, Jojo mampu meraih poin telak 11-6.
Pasca turun minum, Jojo semakin tampil percaya diri dan lebih agresif banyak menyerang dan terus menggempur benteng pertahanan Loh Kean Yew Singapore.
Alhasil, Jojo sukses merebut kemenangan di game penentu (set ke-3) ini dengan raihan skor 21-13.
“Alhamdulillah bang, kami patut bangga dan bersyukur Jonathan Christie alias Jojo bisa memenangkan kompetisi pertandingan di laga penyisihan ke-2 (R16) ini bang,” ungkap Muhammad Agni anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu pada media online nasional interaksimassa.com, Jum’at (24/7/2026).
Ditambahkan Agni sapaan akrabnya, dengan berhasilnya Jonathan Christie menumbangkan tunggal putra senior Singapura ini memperpanjang rekor pertemuan Jonathan menjadi 10-0.
“Alhamdulillah bang, secara head to head (H2H), Jojo telah unggul 10-0 atas Loh Kean Yew Singapore,” demikian disampaikan Agni dengan penuh semangatnya ini.*












