JAKARTA – Samsung kembali memperkuat persaingan di pasar smartphone kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A57 5G. Perangkat terbaru ini hadir membawa sejumlah peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya, mulai dari performa, desain, ketahanan, hingga komitmen dukungan perangkat lunak jangka panjang.
Diperkenalkan pada Juni 2026, Galaxy A57 5G dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan smartphone premium dengan harga yang lebih terjangkau.
Samsung membekali perangkat ini dengan chipset terbaru Exynos 1680, baterai berkapasitas besar 5.000mAh, sertifikasi IP68, serta dukungan pembaruan sistem operasi Android hingga enam generasi.
Langkah tersebut menjadi salah satu strategi Samsung untuk menghadirkan perangkat yang tidak hanya menawarkan performa tinggi, tetapi juga memiliki usia pakai yang lebih panjang melalui pembaruan perangkat lunak secara berkelanjutan.
Desain Premium dengan Bodi Tipis
Dari sisi desain, Samsung Galaxy A57 5G tampil lebih elegan dengan mengusung rangka berbahan logam yang dipadukan dengan lapisan Corning Gorilla Glass Victus+ pada bagian depan maupun belakang.
Material tersebut diklaim mampu memberikan perlindungan lebih baik terhadap goresan maupun benturan ringan dalam penggunaan sehari-hari.
Galaxy A57 5G juga hadir dengan ketebalan hanya 6,9 milimeter sehingga menjadi salah satu smartphone Galaxy A Series paling tipis yang pernah diproduksi Samsung. Meski memiliki bodi ramping, perangkat ini tetap menawarkan daya tahan tinggi melalui sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air.
Kombinasi desain premium, material berkualitas, dan ketahanan terhadap berbagai kondisi lingkungan menjadi salah satu daya tarik utama smartphone ini bagi pengguna yang aktif beraktivitas di luar ruangan.
Performa Lebih Cepat Berkat Exynos 1680
Untuk sektor performa, Samsung mempercayakan Galaxy A57 5G pada chipset Exynos 1680 yang dikembangkan untuk memberikan peningkatan kinerja di berbagai aspek.
Samsung mengklaim prosesor terbaru tersebut menghadirkan peningkatan performa CPU sekitar 15 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Sementara itu, kemampuan grafis melalui GPU meningkat hingga 19 persen, sehingga pengalaman bermain gim maupun menjalankan aplikasi berat menjadi lebih lancar.
Tidak hanya itu, performa Neural Processing Unit (NPU) juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga mencapai 162 persen. Peningkatan tersebut memungkinkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) bekerja lebih cepat dan efisien.
Kinerja chipset juga didukung penggunaan memori LPDDR5 serta penyimpanan internal UFS 3.1 yang diklaim mampu memberikan kecepatan transfer data hingga 50 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Kombinasi tersebut membuat proses membuka aplikasi, multitasking, hingga memindahkan file berukuran besar menjadi lebih responsif.
Agar suhu perangkat tetap stabil saat digunakan dalam waktu lama, Samsung turut menyematkan sistem pendingin vapor chamber berukuran 3.558 mm² yang berfungsi mengurangi panas ketika menjalankan aktivitas berat seperti bermain gim atau merekam video beresolusi tinggi.
Samsung Galaxy Watch 9 Bocor, Usung Desain Premium dan Chip Snapdragon AI 3nm
Komitmen Update Android Hingga Enam Generasi
Salah satu keunggulan yang paling menonjol dari Galaxy A57 5G adalah komitmen Samsung dalam memberikan dukungan perangkat lunak jangka panjang.
Perangkat ini menjalankan antarmuka One UI 8.5 berbasis Android terbaru dan akan memperoleh pembaruan sistem operasi hingga enam generasi Android. Selain itu, Samsung juga menjanjikan pembaruan keamanan selama enam tahun.
Kebijakan tersebut menjadikan Galaxy A57 5G sebagai salah satu smartphone kelas menengah dengan dukungan perangkat lunak paling panjang di pasaran saat ini.
Dengan adanya pembaruan berkala, pengguna tidak hanya memperoleh fitur-fitur terbaru Android, tetapi juga perlindungan keamanan yang lebih optimal sehingga perangkat tetap relevan digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Baterai Besar dan Pengisian Daya Cepat
Galaxy A57 5G dibekali baterai berkapasitas 5.000mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari penggunaan dalam kondisi tertentu.
Samsung menyebut baterai tersebut dirancang untuk mendukung hingga 1.200 siklus pengisian daya, sehingga daya tahannya tetap optimal meskipun digunakan selama bertahun-tahun.
Untuk menjaga kesehatan baterai, perusahaan juga menghadirkan sejumlah fitur pintar seperti Adaptive Battery, Deep Sleep Engine, dan Battery Health Protection. Teknologi tersebut bekerja dengan mempelajari pola penggunaan pengguna sehingga konsumsi daya menjadi lebih efisien sekaligus memperpanjang usia baterai.
Dalam hal pengisian daya, Galaxy A57 5G telah mendukung teknologi 45W Super Fast Charging yang diklaim mampu mengisi daya hingga sekitar 60 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Teknologi tersebut memberikan kemudahan bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan proses pengisian daya secara cepat tanpa harus menunggu terlalu lama.
Fokus pada Pengalaman Pengguna
Melalui Galaxy A57 5G, Samsung tidak hanya menawarkan peningkatan spesifikasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih menyeluruh. Mulai dari desain premium, performa yang lebih bertenaga, daya tahan perangkat, hingga dukungan pembaruan perangkat lunak dalam jangka panjang menjadi nilai tambah yang ditawarkan kepada konsumen.
Kombinasi chipset terbaru, sistem pendingin yang lebih baik, baterai berkapasitas besar, serta komitmen pembaruan Android selama enam generasi membuat Galaxy A57 5G berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di segmen smartphone kelas menengah pada 2026.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, Samsung menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan perangkat yang tidak hanya kompetitif dari sisi spesifikasi, tetapi juga mampu memberikan nilai investasi jangka panjang bagi para penggunanya.
**












