Rian/Edgar Resmi Dipasangkan, PBSI Siapkan Regenerasi Ganda Putra

Foto ist

INDONESIA – Keputusan memasangkan Rian Ardianto dengan Daniel Edgar merupakan bagian dari penyegaran yang dilakukan pelatih ganda putra PP PBSI (Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Antonius Budi Ariantho, sekaligus upaya mempercepat regenerasi di sektor ganda putra Indonesia.

Anton sapaan akrabnya ini, menilai Daniel Edgar memiliki potensi besar untuk berkembang, tetapi masih membutuhkan sosok berpengalaman yang dapat membimbingnya di lapangan.

“Saya melihat potensi yang bagus dari Daniel Edgar, tapi dia masih perlu mentor dan bimbingan di lapangan untuk meningkatkan kemampuannya,” ujar Anton dilansir dari berbagai referensi badminton lovers tanah air berhasil dihimpun interaksimassa.com, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, pengalaman, jam terbang dan kualitas permainan yang dimiliki Rian diharapkan bisa membantu Daniel Edgar naik ke level yang lebih tinggi.

“Dengan pengalaman, jam terbang dan skill yang dimiliki Rian, saya harap Rian bisa membimbing Daniel Edgar untuk naik ke level yang lebih tinggi dan semoga Daniel Edgar bisa belajar banyak dari Rian,” ujarnya kembali.

BACA JUGA

Lee Chong Wei, Legenda Badminton Tanpa Mahkota Tertinggi

WAMENPORA RI, Beri Alarm Keras Atlit Badminton: Tidak Usah Lihat Medsos, Jika Tidak Kuat

Perombakan pasangan ini juga dilakukan setelah PBSI mengevaluasi hasil yang diraih dalam beberapa turnamen terakhir. Baik duet Rian/Rahmat Hidayat maupun Daniel Edgar/Taufik Aderya dinilai belum menunjukkan perkembangan yang sesuai harapan.

“Di awal-awal berpasangan, Rian/Rahmat cukup menjanjikan, tapi di beberapa turnamen hasilnya kurang baik, jadi saya mencoba opsi lain,” kata Anton.

“Kombinasi senior dan junior ini tujuannya memang lebih kepada mematangkan pemain-pemain muda untuk siap melangkah ke level yang lebih tinggi, tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk bisa bersaing di level atas,” pungkasnya.

Kini, menarik untuk menantikan bagaimana chemistry Rian dan Daniel Edgar pada debut mereka di Kejuaraan Taipei Open 2026 pada 28 Juli hingga 02 Agustus 2026 mendatang.

Selain menjadi ajang pembuktian bagi pasangan baru, turnamen ini juga bisa menjadi langkah awal proses regenerasi ganda putra Indonesia menuju level elite dunia.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *