EMPAT LAWANG – Semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat profesionalisme pers mewarnai pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang, Rabu (3/6/2026).
Dalam forum tertinggi organisasi wartawan di tingkat kabupaten tersebut, Adi Candra resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Empat Lawang periode 2026-2029.
Terpilihnya Adi Candra secara aklamasi bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan organisasi. Lebih dari itu, momen ini menjadi simbol kuatnya persatuan insan pers di Kabupaten Empat Lawang dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang di era digital.
Konferkab III berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan demokratis. Dukungan yang mengalir dari anggota PWI menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap sosok Adi Candra untuk memimpin organisasi wartawan terbesar di daerah tersebut selama tiga tahun mendatang.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Empat Lawang “ A. Rifai. Kehadirannya menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah menempatkan pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Dalam sambutannya, A. Rifai menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, independensi, dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, pers memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, organisasi profesi seperti PWI harus mampu menjadi wadah pembinaan yang mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas wartawan.
“Pers yang profesional akan menjadi mitra penting dalam mendukung pembangunan daerah dan mengawal berbagai program pemerintah demi kepentingan masyarakat,” ujar A. Rifai.
Adi Candra “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin PWI Kabupaten Empat Lawang periode 2026–2029.amanah yang diberikan anggota PWI merupakan tanggung jawab besar.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih.ia menekankan bahwa kepemimpinan yang akan dijalankan bukanlah kemenangan individu, melainkan keberhasilan seluruh anggota organisasi yang menginginkan perubahan positif bagi dunia pers di Empat Lawang.
Di tengah maraknya informasi yang beredar tanpa verifikasi di media sosial, tantangan wartawan semakin kompleks. Karena itu, Adi Candra menilai peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan mendesak agar wartawan tetap mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat.
Selain penguatan kapasitas wartawan, dirinya juga bertekad mempererat solidaritas antaranggota. Menurutnya, kekompakan organisasi merupakan modal utama untuk menjaga marwah profesi jurnalistik sekaligus menghadapi berbagai dinamika yang muncul dalam industri media.
Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga datang dari PWI Sumatera Selatan. Wakil Ketua Bidang Daerah PWI Sumsel “Ishak Nasroni meminta agar kepengurusan baru segera menyusun struktur organisasi yang solid serta mempersiapkan pelantikan sehingga program kerja dapat segera dijalankan.
Konferkab III PWI Empat Lawang akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda organisasi. Forum ini menjelma menjadi momentum refleksi sekaligus titik awal penguatan komitmen insan pers dalam menjaga etika jurnalistik, independensi, dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Dengan terpilihnya Adi Candra secara aklamasi, harapan baru pun mengemuka. PWI Empat Lawang diharapkan semakin maju, profesional, dan mampu melahirkan wartawan-wartawan berkualitas yang tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan daerah serta penguatan demokrasi di tingkat lokal.












