Extra Keras Hingga Rubber, Fajar/Fikri Permalukan Tuan Rumah dan Kunci Tiket FINAL CHINA OPEN

Foto ist

CHINA (TIONGKOK) – Perjuangan extra sangat menguras tenaga, waktu dan tensi ketegangan tinggi akhirnya membuahkan hasil.

Satu-satunya wakil merah putih (Indonesia) di ajang kompetisi bergengsi Kejuaraan China Open super 1000 di kandang Negeri Tiongkok (China) akhirnya mampu mempermalukan tuan rumah (China) dengan sukses menumbangkan unggulan ke-4 ini secara rubber game (tiga set).

Di set pertama, ketegangan sejak awal laga kerap terjadi.

Skor ketat, jual beli serangan terus dilakukan oleh ke-2 pasangan ini baik Indonesia dan juga rumah Tiongkok.

Walau sempat tertinggal 18-19 di set pertama ini, Fajar/Fikri mampu meraih ‘3 (tiga)’ poin beruntun dari tuan rumah ini hingga menutup laga set pertama ini dengan skor kemenangan 21-19.

Berlanjut ke set ke-2, Fajar/Fikri banyak melakukan kesalahan yang berakibat fatal sehingga poin pun banyak diperoleh lawan dari kesalahan dibuatnya sendiri.

Akhirnya skor 14-21 di set ke-2 ini milik ganda putra tuan rumah Tiongkok.

Mau tidak mau, mutlak berlanjut ke set penentu (set ke-3).

Di set penentu (3), Fajar/Fikri sangat lebih berhati-hati dan banyak memainkan bola-bola pendek serta drop shot menyilang.

Sesuai instruksi keras dan arahan sang pelatih Anthonius Budi Ariantho, terus lakukan smash-smash tajam dan banyak memainkan tempo permainan lebih agresif dan bola-bola pendek menyilang.

BACA JUGA

BWF WORLD CHAMPIONSHIPS, Badminton INDONESIA Menempati Ranking II Setelah CHINA

Legendaris Flandy Limpele Asal INDONESIA Resmi Tangani Timnas Badminton Ceko, Bidik Olympiade Inggris 2028

Alhasil, interval istirahat di set penentu (3) pasca turun minum, Fajar/Fikri unggul 11-7.

Tidak lama pasca rehat minum, Fajar/Fikri dan juga Liang Wei Keng/Wang Chang terus jual beli serangan dan skor ketat pun kerap terjadi.

Sempat tertinggal 18-19, Fajar/Fikri mengejar dan menyamakan kedudukan 19-19.

Berkat ketenangan dan kecerdikan Fajar/Fikri smash keras dan tajam dihempaskan Fajar Alfian tidak mampu dikembalikan dengan sempurna oleh Wang Chang dan membentur net di areanya sendiri sehingga skor kemenangan 21-19 milik pasangan ganda putra Indonesia.

Melalui hasil torehan manis ini, memperpanjang rekor pertemuan Fajar/Fikri dengan Liang Wei Keng/Wang Chang menjadi 5-1 dan mengunci tiket melaju ke laga pamungkas final hari ini Minggu (26/7/2026).

“Tentu kami bangga dan sangat bersyukur sekali bang dengan keberhasilan Fajar/Fikri melaju ke laga pamungkas final Kejuaraan China Open 2026 ini,” ujar Muhammad Agni anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu pada media online nasional interaksimassa.com, Minggu (26/7/2026).

Ditambahkan Agni sapaan akrabnya, semoga kesuksesan pernah diraih Fajar/Fikri ganda putra Indonesia ini di kejuaraan China Open tahun lalu (tahun 2025) bisa kembali terulang di laga final kejuaraan China Open 2026 ini.

“Semoga Fajar/Fikri mampu mengulang torehan manis sejarah di tahun 2025 kemarin bang, mari kita do’akan Fajar/Fikri mampu mempersembahkan gelar juara di ajang China Open super 1000 ini bang,” demikian disampaikan Agni dengan semangat merah putihnya ini.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *