Samsung Galaxy Watch9 Segera Meluncur, Pengisian Daya Masih Bertahan di 10W

Jakarta – Samsung semakin dekat memperkenalkan generasi terbaru perangkat wearable mereka setelah Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2 muncul dalam database sertifikasi 3C di China.

Kemunculan tersebut menjadi salah satu indikasi kuat bahwa peluncuran resmi kedua smartwatch premium itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

Berdasarkan dokumen sertifikasi yang beredar, perangkat dengan nomor model SM-L3550 dan SM-L7150 diyakini sebagai Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2. Sertifikasi tersebut mengungkap bahwa kedua perangkat masih mendukung teknologi pengisian daya 5V/2A atau setara 10 watt.

Spesifikasi tersebut menunjukkan Samsung belum melakukan peningkatan pada sektor kecepatan pengisian daya dibandingkan generasi sebelumnya. Galaxy Watch8 dan Galaxy Watch Ultra yang saat ini beredar di pasar juga mengandalkan kemampuan charging 10W.

Meski demikian, keputusan Samsung mempertahankan teknologi pengisian daya yang sama dinilai sejalan dengan tren industri wearable yang lebih mengutamakan efisiensi baterai dan daya tahan perangkat dibanding peningkatan daya pengisian secara agresif.

Kemunculan sertifikasi 3C ini juga memperkuat berbagai laporan yang menyebut Samsung tengah mempersiapkan acara Galaxy Unpacked pada Juli 2026.

Dalam ajang tersebut, perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu diperkirakan tidak hanya memperkenalkan lini smartwatch terbaru, tetapi juga menghadirkan generasi baru smartphone lipat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Sejumlah analis industri memperkirakan Samsung akan lebih fokus menghadirkan peningkatan pada aspek perangkat lunak, sensor kesehatan, dan integrasi kecerdasan buatan melalui platform Galaxy AI.

Strategi tersebut dinilai lebih relevan dengan kebutuhan pengguna smartwatch modern yang semakin mengandalkan perangkat wearable untuk memantau kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Fitur Privasi Baru dan Kamera 200 MP, Dibanderol Rp21 Juta

Harga Samsung Galaxy S25 di Tahun 2026 Masih Kompetitif, Flagship Terlaris Ini Tetap Layak Dibeli

Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung memang konsisten mengembangkan ekosistem kesehatan digital melalui layanan Galaxy Health.

Berbagai fitur seperti pemantauan detak jantung, kualitas tidur, tingkat stres, hingga aktivitas olahraga menjadi salah satu daya tarik utama lini Galaxy Watch.

Selain itu, keterbatasan ruang internal perangkat wearable juga menjadi faktor yang membuat produsen smartwatch belum mengadopsi teknologi pengisian daya berkapasitas besar seperti yang diterapkan pada smartphone flagship.

Pertimbangan lain mencakup pengelolaan panas perangkat serta upaya menjaga umur baterai dalam penggunaan jangka panjang.

Laporan sertifikasi juga mengindikasikan bahwa Samsung kemungkinan akan memulai peluncuran dengan dua model utama, yakni Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2.

Hingga saat ini belum terdapat indikasi kehadiran varian Galaxy Watch9 Classic dalam database sertifikasi yang sama.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Samsung, berbagai bocoran menyebut perusahaan akan mempertahankan desain dasar generasi sebelumnya sambil menghadirkan peningkatan pada efisiensi chipset, akurasi sensor kesehatan, serta kemampuan integrasi lintas perangkat Galaxy.

Persaingan di pasar smartwatch premium diperkirakan akan semakin ketat sepanjang tahun ini. Samsung harus bersaing dengan dominasi Apple Watch serta berbagai produk wearable premium dari Huawei, Xiaomi, dan sejumlah produsen teknologi lainnya.

Dengan sertifikasi yang telah dikantongi, Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2 diperkirakan hanya tinggal menunggu waktu sebelum resmi diperkenalkan kepada publik dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 mendatang.

Peluncuran tersebut sekaligus menjadi langkah Samsung untuk memperkuat posisinya di pasar perangkat wearable global yang terus berkembang.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *