Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 Lolos Sertifikasi BIS India, Peluncuran Resmi Kian Dekat

JAKARTA – Samsung semakin dekat untuk memperkenalkan generasi terbaru ponsel lipat premiumnya setelah sejumlah perangkat yang diduga sebagai Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 terdeteksi dalam database sertifikasi Bureau of Indian Standards (BIS) India.

Kehadiran perangkat tersebut memperkuat spekulasi bahwa Samsung tengah mempersiapkan peluncuran besar-besaran dalam ajang Galaxy Unpacked yang dikabarkan berlangsung pada 22 Juli 2026.

Munculnya sertifikasi BIS menjadi salah satu indikator penting dalam industri teknologi. Sertifikasi tersebut umumnya diperoleh perangkat sebelum dipasarkan secara resmi di India dan sejumlah wilayah lainnya.

Karena itu, kemunculan beberapa nomor model baru Samsung di database tersebut dianggap sebagai sinyal kuat bahwa peluncuran global tinggal menunggu waktu.

Berdasarkan data yang beredar, terdapat tiga perangkat Samsung yang telah memperoleh sertifikasi. Ketiganya tercatat dengan nomor model SM-A857B/SM-F776B, SM-D642B/SM-F971B, serta SM-D647B/SM-F976B.

Meski Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas perangkat tersebut, berbagai analis dan pembocor teknologi meyakini bahwa kode-kode itu merujuk pada Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8 Wide, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Sertifikasi tersebut diterbitkan dalam periode 4 hingga 9 Juni 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa Samsung sedang menyelesaikan berbagai persiapan administratif dan distribusi untuk memastikan perangkat dapat segera dipasarkan setelah diumumkan secara resmi.

Meskipun dokumen BIS tidak mengungkap spesifikasi teknis secara rinci, sertifikasi tersebut memberikan gambaran bahwa Samsung telah memasuki tahap akhir menjelang peluncuran produk.

Dalam banyak kasus sebelumnya, perangkat yang telah lolos sertifikasi BIS biasanya diperkenalkan dalam hitungan minggu sebelum mulai dijual ke konsumen.

Samsung Pastikan Pengembangan Exynos 2700 Berjalan Lancar, Galaxy S27 Series Berpeluang Gunakan Chip Buatan Sendiri

Bocoran Samsung Galaxy M47 5G Mengemuka, Usung Desain Merah Marun Premium dan Snapdragon 6 Gen 3

Selain sertifikasi BIS, keberadaan Galaxy Z Fold 8 Ultra juga sebelumnya dikabarkan muncul dalam database Bluetooth SIG. Informasi tersebut memperkuat dugaan bahwa Samsung akan memperluas jajaran perangkat lipatnya dengan menghadirkan model Ultra sebagai varian tertinggi yang menawarkan fitur paling lengkap.

Untuk lini ponsel lipat vertikal, Samsung diperkirakan tetap mempertahankan nama Galaxy Z Flip 8 sebagai penerus langsung Galaxy Z Flip 7. Seri Flip selama ini dikenal sebagai perangkat lipat bergaya clamshell yang menyasar pengguna yang menginginkan desain ringkas namun tetap premium.

Sementara itu, perhatian publik juga tertuju pada model layar lipat bergaya buku yang disebut-sebut sebagai Galaxy Z Fold 8 Wide.

Nama tersebut masih sebatas spekulasi karena Samsung belum mengumumkan strategi penamaannya secara resmi. Tidak menutup kemungkinan perusahaan akan menggunakan nama Galaxy Z Fold 8 tanpa tambahan embel-embel lain agar lebih sederhana dan mudah dikenali konsumen.

Ajang Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang diperkirakan tidak hanya menghadirkan ponsel lipat terbaru.

Samsung juga disebut akan memperkenalkan sejumlah perangkat pendukung dalam ekosistem Galaxy, termasuk smartwatch generasi baru serta perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin terintegrasi.

Strategi ini sejalan dengan upaya Samsung untuk memperkuat ekosistem perangkat yang saling terhubung. Dengan integrasi AI yang semakin luas, pengguna diperkirakan akan mendapatkan pengalaman yang lebih personal, efisien, dan produktif dalam menggunakan berbagai perangkat Samsung secara bersamaan.

Di tengah antusiasme tersebut, muncul pula rumor yang cukup mengejutkan mengenai masa depan lini Galaxy Z Flip. Sejumlah sumber industri menyebut Galaxy Z Flip 8 berpotensi menjadi model terakhir dalam seri Flip yang diproduksi Samsung.

Jika rumor tersebut terbukti benar, maka Samsung diperkirakan akan melakukan perubahan besar terhadap strategi produk lipatnya mulai 2027.

Perusahaan disebut akan lebih fokus mengembangkan perangkat lipat bergaya buku yang dinilai memiliki potensi lebih besar untuk produktivitas dan penggunaan profesional.

Dalam skenario tersebut, Samsung kemungkinan hanya akan menghadirkan dua model utama, yakni Galaxy Z Fold 9 Ultra dan Galaxy Z Fold 9 Wide. Langkah tersebut diyakini sebagai bagian dari evaluasi terhadap tren pasar global yang terus berkembang.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Samsung terkait penghentian lini Galaxy Z Flip. Karena itu, informasi tersebut masih berada pada tahap rumor dan perlu disikapi secara hati-hati hingga perusahaan memberikan pernyataan resmi.

Terlepas dari berbagai spekulasi yang berkembang, perhatian konsumen saat ini tetap tertuju pada inovasi yang akan dibawa Samsung melalui Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8.

Kehadiran teknologi AI generatif, peningkatan daya tahan layar, performa chipset terbaru, serta optimalisasi multitasking menjadi sejumlah aspek yang paling dinantikan oleh penggemar perangkat lipat.

Dengan sertifikasi BIS yang telah diperoleh dan jadwal peluncuran yang semakin dekat, Samsung tampaknya siap kembali memimpin persaingan di pasar smartphone foldable global.

Jika seluruh rumor yang beredar terbukti akurat, Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 berpotensi menjadi salah satu peluncuran teknologi paling menarik pada tahun 2026.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *