INDONESIA – Sektor ganda putra atau dalam istilah bahasa inggrisnya “mens double” regenerasinya semakin nyata.
Munculnya Duo Kidal (pemain badminton memiliki skill bertangan kiri) Faathir/Devin hadir mengguncang publik kompetisi sengit dan tajam di ajang Badminton Asia Championship (BAC) 2026 baru usai digelar di Ningbo Tiongkok (China) sempat menggemparkan publik badminton Internasional.
Bagaimana tidak publik tercengang???
Karena, Indonesia melalui sektor ganda putranya seakan tak habis-habisnya dan selalu ada regenerasi muda bermunculan ke publik peta kompetisi badminton Internasional.
Mens Double (MD) Indonesia di ajang BAC 2026 baru usai digelar ini, melalui hadirnya sosok anak muda memiliki skill ‘Duo Kidal’ (pemain bertangan kiri) Faathir / Devin sangat menundan publik badminton bertanya-tanya.
Bermula dari persaingan di babak kualifikasi, Duo Kidal MD Indonesia muda ini langsung ikut ambil bagian.
Akhirnya sampai lolos babak kualifikasi berlanjut ke babak utama penyisihan R32.
Di laga babak utama penyisihan R32, Duo Kidal sukses menumpaskan wakil terbaik ganda putra Filipina secara straight game (dua set).
Sukses melangkah ke laga selanjutnya babak penyisihan ke-2 (R16), sosok Duo Kidal MD Muda Indonesia ini ditantang wakil terbaik ganda putra Thailand.
Dimana di laga sebelumnya, ganda putra muda Thailand ini secara mengejutkan menumbangkan ganda putra terbaik Malaysia Go Zhee Fei/Nur Izzuddin secara rubber game (tiga set).
Ternyata, kesuksesan pemain Duo Kidal ini berlanjut hingga mampu memberikan kejutan supernya bisa menumbangkan wakil terbaik ganda putra Negeri Gajah Putih (Thailand) ini walau harus dipaksa secara rubber game (tiga set).
BACA JUGA
Tangan Dingin Coach Irwansyah, Tunggal Putra INDIA Cetak Sejarah Final BAC 2026
Melalui catatan manis ini, Duo Kidal anak muda MD Indonesia ini mengantarkan dirinya melangkah ke laga quarter final (qf).
Namun, di laga quarter final (perempat final), ke-2 pemain kidal ini telah ditunggu ranking 1 (satu) dunia dari Negeri Ginseng (Korea) Kim Won Hoo/Seo Seung Jae.
Menghadapi unggulan pertama yang juga pemilik rangking 1 dunia dari Korea Kim Won Hoo/Seo Seung Jae ini, Duo Kidal aset regenerasi ganda putra Indonesia ini mendapat pelajaran berharga.
Pelajaran bisa diambil dari faktor jam terbang pengalaman, lalu mental petarung saat bertempur dilapangan terkhusus ketika berjumpa langsung dengan pemilik rangking 1 dunia asal Korea Kim Won Hoo/Seo Seung Jae.
“Menurut hemat kami, sektor ganda putra Indonesia kita untuk era saat ini Alhamdulillah masih sangat baik dan diharapkan mampu memberikan kejutan-kejutan supernya bang,”kata Farwal pecinta badminton Indonesia
Pasca resminya pensiun ganda putra terbaik Indonesia (ganda putra senior) kita seperti Mohammad Ahsan dengan partnernya Ko Hendra Setiawan, lalu Markus Fenaldi Gidieon berpartner dengan Kevin Sanjaya pensiun.
Sehingga patut disyukuri bermunculan sektor ganda putra Indonesia dari kalangan usianya masih sangat muda dan enerjik luar biasa seperti Duo Kidal (pemain skill bertangan kiri) Faathir dan Devin ini bang.
Lalu ada juga Raymond Indra dengan partnernya Nicolaus Joaquin juga sangat baik.
Belum lagi, seperti pemain ganda putra Indonesia kita lainnya kombinasi senior-junior baru dipasangkan Fajar Alfian dengan partnernya Muhammad Shohibul Fikri, lalu ada juga Muhammad Rian Ardianto berpartner dengan Rahmat Hidayat juga berprofesi sebagai Aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Bagas Maulana serta Leo Carnando.
“Intinya, khusus sektor ganda putra, Indonesia kita tak akan habis-habisnya dan Insya Allah selalu berjaya dan banyak stok regenerasi,” ungkap Farwal anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu pada media online nasional interaksimassa.com siang ini, Senin (13/4/2026).*













Semoga terus konsisten & semangat juang tinggi utk terus meningkatkan kompetensi skill ke-2 kidal Ganda Putra Muda NKRI kita ini 💪🤲😎